BEKASI.POJOKSATU.ID - Car Free Day (CFD) Bekasi kembali digelar pada Minggu, 28 Desember 2025, setelah sempat menjadi perbincangan publik dalam beberapa pekan terakhir.

Sejak pagi hari, ribuan warga tampak memadati kawasan Jalan Ahmad Yani hingga sekitar Stadion Patriot Candrabhaga, menjadikan kawasan pusat kota itu lautan manusia.

Pantauan di lokasi menunjukkan aktivitas warga sudah mulai ramai sejak pukul 06.00 WIB.

Baca Juga: Rahasia UMKM Tumbuh Berkelanjutan, Rumah BUMN BRI Ungkap Perannya

Masyarakat dari berbagai kalangan memanfaatkan CFD untuk berolahraga, berjalan santai, bersepeda, hingga sekadar menikmati suasana akhir pekan bersama keluarga.

Tak sedikit pula warga yang mengabadikan momen dengan swafoto dan video untuk diunggah ke media sosial.

Selain aktivitas olahraga, CFD Bekasi kali ini juga diramaikan oleh pedagang UMKM, komunitas senam, hingga pertunjukan seni jalanan.

Baca Juga: Malam Tahun Baru Rawan, Remaja Terancam Balap Liar hingga Narkoba

Lapak-lapak makanan dan minuman berjajar di sisi jalan, menawarkan berbagai kuliner lokal yang menarik minat pengunjung.

Kehadiran UMKM ini dinilai memberi dampak positif bagi perputaran ekonomi warga.

Namun, di balik kemeriahan tersebut, pelaksanaan CFD tak luput dari catatan.

Baca Juga: Freelancer Serbu AI, Cara Baru Bikin About Me LinkedIn Lebih Menjual

Sejumlah warga mengeluhkan masih adanya kendaraan bermotor yang nekat melintas, terutama di jalur-jalur penghubung sekitar area CFD.

Selain itu, penumpukan sampah di beberapa titik juga menjadi sorotan, terutama setelah kegiatan mulai berakhir menjelang siang hari.

Petugas dari Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan kepolisian terlihat berjaga di sejumlah titik untuk memastikan kelancaran dan keamanan kegiatan.

Pemerintah Kota Bekasi sebelumnya menegaskan bahwa CFD tidak hanya bertujuan mengurangi polusi udara.

Tetapi juga menjadi ruang publik bagi masyarakat untuk berinteraksi secara sehat.

Baca Juga: Telkom Tancap Gas ke Kampus, BUMN Digital Perluas Pengaruh di Pendidikan Tinggi

CFD Bekasi pada akhir Desember ini juga menjadi momentum refleksi menjelang pergantian tahun.

Banyak warga berharap kegiatan ini dapat terus dievaluasi dan ditingkatkan kualitasnya, baik dari sisi pengaturan lalu lintas, kebersihan, maupun kenyamanan pengunjung.

Sejumlah komunitas berharap CFD ke depan tidak hanya menjadi agenda rutin, tetapi juga ruang edukasi, mulai dari kampanye lingkungan, kesehatan, hingga literasi publik.

Baca Juga: Dari Komunitas ke Solusi Nyata, KOMITKABE ke-5 Percepat Akselerasi Digital Daerah

Dengan antusiasme warga yang terus tinggi, CFD dinilai masih menjadi salah satu ikon kegiatan publik favorit di Kota Bekasi.

Menjelang siang hari, arus pengunjung mulai berkurang dan jalan secara bertahap kembali dibuka untuk kendaraan.

Meski begitu, euforia CFD Bekasi 28 Desember 2025 meninggalkan kesan kuat sebagai ruang kebersamaan warga di tengah padatnya aktivitas perkotaan.***