BEKASI.POJOKSATU.ID - Wali Kota Bekasi Tri Adhianto melakukan pemantauan langsung pada malam hari di kawasan Danau Duta Harapan, Kecamatan Bekasi Utara. Kegiatan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi lingkungan serta aktivitas masyarakat yang memanfaatkan area danau.
Dalam peninjauan tersebut, Tri menemukan masih minimnya penerangan di sejumlah titik sekitar Danau Duta Harapan. Kondisi ini dinilai berpotensi menimbulkan kerawanan dan langsung menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Bekasi untuk segera ditangani.
Menindaklanjuti temuan itu, Tri Adhianto langsung menginstruksikan Dinas Perhubungan agar memasang lampu tembak dari berbagai sudut guna menerangi kawasan danau secara menyeluruh. Upaya tersebut bertujuan menciptakan rasa aman sekaligus mencegah potensi penyalahgunaan ruang publik.
Baca Juga: Wali Kota Bekasi Resmikan Pendopo Warga Telukpucung dari Dana Hibah RW 100 Juta
“Penerangan harus segera dipasang. Kawasan ini merupakan ruang publik dan tidak boleh dimanfaatkan untuk aktivitas yang tidak semestinya,” tegas Tri.
Saat melakukan pemantauan, Wali Kota juga mendapati sejumlah warga yang memanfaatkan area danau pada malam hari, di antaranya untuk memancing. Selain itu, terlihat pula beberapa pelajar yang duduk santai sambil berbincang di sekitar kawasan danau.
Ke depan, Pemerintah Kota Bekasi menargetkan Danau Duta Harapan sebagai salah satu destinasi wisata air. Penataan kawasan tersebut nantinya akan dipadukan dengan kehadiran pelaku UMKM guna mendorong pergerakan ekonomi masyarakat sekitar.
“Kawasan ini memiliki potensi besar. Jika ditata dengan baik, dilengkapi penerangan yang memadai, serta didukung UMKM, Danau Duta Harapan bisa menjadi destinasi wisata air yang bermanfaat bagi warga,” ujarnya.
Baca Juga: Direktur RSUD Bantah Isu Besar Utang RSUD Kota Bekasi Capai Rp70 Miliar
Dalam kegiatan pemantauan itu, Tri Adhianto didampingi Camat Bekasi Utara, Ikhwanudin.
Sebelumnya, Wali Kota juga sempat meninjau persimpangan Jalan Lingkar Utara dan menyoroti kondisi aliran kali yang dipenuhi rumput liar.
Ia meminta camat dan lurah setempat untuk segera melakukan pembersihan aliran sungai serta menertibkan spanduk-spanduk yang terpasang di sepanjang jalan.***




