BEKASI.POJOKSATU.id - Ribuan karyawan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid (CAM) atau RSUD Kota Bekasi harus menerima kebijakan pemotongan upah yang dinilai berdampak langsung terhadap semangat kerja pegawai.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, pemangkasan pendapatan terjadi pada sejumlah komponen tunjangan yang selama ini diterima karyawan.
Salah satu pemotongan terjadi pada uang transportasi. Jika sebelumnya pegawai menerima Rp1 juta per bulan, kini nominal tersebut dipangkas antara Rp200 ribu hingga Rp300 ribu. Selain itu, tunjangan jaga malam juga mengalami pengurangan signifikan, dari semula Rp62.500 menjadi hanya Rp25.000.
Kondisi tersebut disebut-sebut mulai berpengaruh terhadap kualitas pelayanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat. Meski demikian, para pegawai tetap berupaya menjalankan tugasnya secara profesional.
Baca Juga: Manajemen RSUD Kota Bekasi Lakukan Efisiensi, Penghasilan Sebagian Pegawai Dipotong
Seorang karyawan BLUD RSUD Kota Bekasi yang enggan namanya diungkap pada berita ini menjelaskan para pekerja tetap dituntut memberikan pelayanan maksimal meski hak-hak mereka mengalami pemotongan.
“Kami tetap dituntut memberikan pelayanan terbaik kepada pasien. Namun jika hak tidak dibayarkan sebagaimana mestinya, tentu berpengaruh terhadap semangat kerja,” kata dia, Senin, 19 Januari 2026.
Ia berharap manajemen RSUD serta Pemerintah Kota Bekasi dapat segera mengambil langkah konkret untuk menyelesaikan persoalan remunerasi yang dialami para pegawai. Menurutnya, transparansi pengelolaan keuangan dan kepastian pembayaran menjadi hal yang sangat dibutuhkan.
“Kami berharap manajemen dan pemerintah segera menyelesaikan permasalahan remunerasi, meningkatkan transparansi, serta memberikan kepastian dan perlindungan kerja bagi karyawan,” tegasnya.
Baca Juga: Wali Kota Bekasi Resmikan dan Buka Akses Sisi Barat Jalan Perjuangan
Ia menambahkan, para pegawai tidak menuntut berlebihan. “Kami tidak meminta lebih, remunerasi dibayarkan penuh dan tepat waktu saja sudah sangat membantu,” pungkasnya.***




