BEKASI.POJOKSATU.id - Pemerintah Kota Bekasi mulai mempercepat penanganan jalan rusak yang meningkat akibat hujan ekstrem. Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi memastikan proses pelelangan proyek perbaikan telah dilakukan sejak akhir 2025 dan kini mulai memasuki tahap pelaksanaan.
Kepala DBMSDA Kota Bekasi Idi Sutanto mengatakan, dari ratusan titik jalan rusak, sekitar 100 ruas di antaranya tergolong mengalami kerusakan berat sehingga membutuhkan penanganan melalui mekanisme kegiatan fisik dan lelang.
“Sejak Desember 2025 pelelangan sudah kami lakukan. Minggu ini beberapa paket sudah terbit Surat Perintah Kerja (SPK), dan mulai turun ke lapangan untuk perbaikan,” ujar Idi, Senin, 26 Januari 2026.
Baca Juga: Hujan Ekstrem Picu Jalan Rusak di Kota Bekasi, Ratusan Ruas Masuk Daftar Perbaikan
Ia menjelaskan, saat ini sekitar 35 titik jalan telah masuk tahap awal pengerjaan, sementara titik lainnya menyusul secara bertahap. Sejumlah paket pekerjaan juga masih berada dalam proses pelelangan dan dijadwalkan segera dilaksanakan.
Menurut Idi, percepatan ini dilakukan sesuai arahan Wali Kota Bekasi agar perbaikan jalan dapat dimulai sejak awal tahun, sehingga kondisi infrastruktur jalan bisa segera pulih.
Terkait metode penanganan, DBMSDA membedakan penanganan berdasarkan tingkat kerusakan. Untuk kerusakan ringan, perbaikan dapat dilakukan dengan cepat oleh Unit Reaksi Cepat (URC).
Sementara untuk kerusakan sedang hingga berat, perbaikan harus melalui proses lelang dan kegiatan fisik terencana.
“Kerusakan kecil bisa langsung ditangani URC. Namun untuk kategori sedang dan berat, wajib melalui proses lelang yang saat ini sudah berjalan,” pungkasnya.***




