BEKASI.POJOKSATU.ID - Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (PERKEMI) mematangkan persiapan peringatan Hari Ulang Tahun ke-60 melalui audiensi resmi dengan Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto.
Pertemuan yang berlangsung pada Senin 26 Januari 2026 itu tidak hanya membahas teknis acara, tetapi juga menjadi bagian dari strategi diplomasi olahraga untuk mengangkat citra Kota Bekasi sebagai destinasi sport tourism bertaraf nasional hingga internasional.
Ketua Umum PB PERKEMI, Profesor Agus Setiadji, menyampaikan bahwa audiensi tersebut bertujuan menyampaikan undangan resmi sekaligus memaparkan rangkaian kegiatan HUT ke-60 yang akan dipusatkan di Pusat Pendidikan dan Latihan Shorinji Kempo di Jatimakmur, Pondok Gede.
Baca Juga: Gajian Cair, Saatnya Hot Pot! Ini 5 Restoran Hot Pot Paling Enak di Jakarta untuk Makan Siang Mewah
Agenda besar itu akan berlangsung selama sepekan, mulai 2 hingga 8 Februari 2026, dengan melibatkan ratusan kenshi dari dalam dan luar negeri.
“Dalam kesempatan itu, kepada Wali Kota Bekasi, kami menyampaikan undangan resmi sekaligus memaparkan rencana penggunaan Pusdiklat PERKEMI di wilayah Kota Bekasi sebagai pusat seluruh rangkaian kegiatan HUT ke-60,” ujar Agus.
Ia menambahkan, peringatan kali ini dirancang tidak hanya sebagai selebrasi usia organisasi, tetapi juga sebagai momentum memperkuat jejaring internasional Shorinji Kempo.
Baca Juga: Pencurian Kambing di Setu Bekasi Diselidiki Polisi, Pelaku Sembelih Ternak di Kandang
Rangkaian kegiatan HUT ke-60 PERKEMI akan diisi dengan Musyawarah Persaudaraan Nasional (Mupernas) untuk memilih Ketua Umum baru, ujian kenaikan tingkat, hingga International Study Session (ISS) yang akan dihadiri langsung Presiden World Shorinji Kempo Organization (WSKO) beserta jajaran pelatih senior internasional.
Kehadiran kenshi dari berbagai negara seperti Singapura, Malaysia, Australia, Amerika Serikat, hingga Timor Leste dinilai menjadi bentuk nyata diplomasi olahraga.
Agus menilai, dukungan Pemerintah Kota Bekasi menjadi kunci penting kelancaran acara berskala internasional ini.
Baca Juga: Pencurian 7 Ekor Kambing di Setu, Diduga Disembelih di Kandang
Menurutnya, Wali Kota Bekasi menyambut positif dan memberikan dukungan penuh terhadap seluruh agenda yang direncanakan.
“Pak Wali Kota sangat mendukung. Bahkan fasilitas olahraga milik Pemkot Bekasi juga dipersilakan untuk digunakan, baik untuk kegiatan daerah maupun nasional,” ungkap Agus.
Dukungan tersebut dipandang sebagai langkah strategis untuk memperkuat posisi Bekasi sebagai kota yang ramah terhadap event olahraga dan kegiatan internasional.
Melalui HUT ke-60 PERKEMI, Bekasi diharapkan tidak hanya dikenal sebagai kota penyangga Jakarta, tetapi juga sebagai pusat kegiatan olahraga, pendidikan, dan pertukaran budaya.
Baca Juga: Sengketa Upah Eks Karyawan PT Mitra Patriot Masuk Disnaker, Pemkot Bekasi Diminta Turun Tangan
Dengan melibatkan atlet, pelatih, dan organisasi internasional, PERKEMI berharap kegiatan ini mampu memberi dampak ekonomi dan sosial bagi masyarakat lokal.
Lebih jauh, ajang ini juga diharapkan memperkuat pesan bahwa olahraga dapat menjadi sarana efektif membangun persaudaraan, perdamaian, dan citra positif Indonesia di mata dunia.***




