BEKASI.POJOKSATU.id – Kondisi jalan rusak di ruas Jalan Raya Joyomartono, Kecamatan Bekasi Timur, disebut menjadi pemicu utama kecelakaan lalu lintas yang hampir terjadi setiap hari. Sejumlah pengendara, khususnya pengguna sepeda motor, kerap terjatuh akibat lubang jalan yang menganga di sepanjang ruas tersebut.

Pantauan jurnalis bekasi.pojoksatu.id di lapangan menunjukkan adanya beberapa titik kerusakan dengan lubang berkedalaman antara 10 hingga 30 sentimeter. Kerusakan ini sangat membahayakan, terutama bagi pengendara yang belum mengetahui kondisi jalan.

Salah seorang warga setempat, Ikhwan, mengungkapkan bahwa insiden kecelakaan di Jalan Joyomartono terjadi hampir setiap hari.

Baca Juga: Audiensi ke Wali Kota, PERKEMI Siapkan HUT ke-60 Sekaligus Dorong Diplomasi Olahraga di Bekasi

“Per hari kecelakaan bisa empat sampai lima kali, itu rata-rata pengendara sepeda motor,” ujar Ikhwan kepada jurnalis bekasi.pojoksatu.id, Selasa, 27 Januari 2026.

Menurutnya, sebagian besar pengendara yang terjatuh tidak menyadari adanya lubang di badan jalan. Kondisi tersebut semakin berbahaya saat hujan turun karena lubang tertutup genangan air, sehingga pengendara kehilangan keseimbangan dan terjatuh.

Ikhwan juga menyebutkan bahwa perbaikan jalan sempat dilakukan oleh pemerintah. Namun, kerusakan kembali muncul dalam waktu singkat akibat tingginya intensitas hujan.

“Pernah juga diperbaiki, namun rusak lagi. Kita kan masyarakat tidak tahu kenapa kok rusaknya cepat banget padahal belum lama diperbaiki,” tegasnya.

Baca Juga: Bekasi Jadi Pusat Dunia Shorinji Kempo, Pemkot Buka Penuh Fasilitas untuk HUT ke-60 PERKEMI

Atas kondisi tersebut, warga berharap pemerintah segera melakukan penanganan yang lebih serius dan perbaikan menyeluruh agar Jalan Raya Joyomartono tidak lagi menjadi lokasi rawan kecelakaan.***