BEKASI.POJOKSATU.id – Puncak arus mudik gelombang pertama di wilayah Kabupaten Bekasi mulai terlihat di Jalur Pantai Utara (Pantura). Tercatat sebanyak 72.101 kendaraan meninggalkan wilayah Bekasi menuju arah Cikampek.

Kasatlantas Polres Metro Bekasi, Komisaris Pol. Sugihartono mengatakan jumlah kendaraan yang melintas tersebut mengalami lonjakan hingga 112 persen dibandingkan hari sebelumnya.

“Lonjakan kendaraan mencapai 112 persen dari hari sebelumnya. Ini masuk hari terakhir puncak arus mudik gelombang pertama,” kata Sugihartono, Selasa 17 Maret 2026.

Ia menjelaskan, kendaraan roda dua masih mendominasi arus mudik di Jalur Pantura. Mayoritas pemudik diketahui menuju sejumlah daerah di Jawa Barat, Jawa Tengah hingga Jawa Timur.

Dari total 72.101 kendaraan yang melintas, sebanyak 55.494 unit merupakan sepeda motor. Sementara itu, mobil pribadi tercatat sebanyak 14.285 unit, bus 211 unit, serta truk sebanyak 2.111 unit.

Sugihartono mengatakan lonjakan volume kendaraan sebenarnya sudah mulai terlihat sejak akhir pekan lalu. Namun puncak arus mudik gelombang pertama disebut terjadi pada Sabtu dan Minggu kemarin.

Sebagai perbandingan, pada H-7 Lebaran jumlah kendaraan yang melintas menuju Cikampek melalui Pospam Kedungwaringin tercatat meningkat 31 persen pada periode pukul 00.00 hingga 12.00 WIB.

“Jika dibandingkan dengan H-7, pada H-6 kemarin terjadi peningkatan signifikan hingga 112 persen,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan selama periode mudik Lebaran, Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama Polres Metro Bekasi menyiapkan sedikitnya 18 titik pos pengamanan dan pelayanan bagi pemudik.

Baca Juga : Polres Metro Bekasi Kota: Arus Mudik di Jalur Utama Masih Normal

Pos-pos tersebut tersebar di sejumlah jalur utama yang dilintasi pemudik di wilayah Kabupaten Bekasi, mulai dari Jalur Pantura, Jalan Inspeksi Kalimalang hingga ruas Tol Jakarta–Cikampek.

Pos terpadu ditempatkan di kawasan Museum Gedung Juang 45 Tambun Selatan. Pos ini menjadi pusat koordinasi lintas instansi yang melibatkan Polri, TNI, Dinas Perhubungan hingga unsur pelayanan lainnya.

Selain itu, terdapat empat pos pengamanan yang disiagakan di titik-titik rawan kepadatan lalu lintas, yakni di TL Legenda Tambun, Pasar Induk Cibitung, kawasan SGC Cikarang Utara hingga perbatasan Kedungwaringin.

Petugas juga menyiapkan lima pos pelayanan bagi pemudik yang membutuhkan informasi perjalanan, layanan kesehatan hingga tempat beristirahat. Pos pelayanan tersebut berada di Terminal Kalijaya Cikarang Barat, Stasiun Cikarang serta rest area Km 19A, Km 19B dan Km 39A Tol Jakarta–Cikampek.

Sementara itu, delapan pos pantau disiapkan di sejumlah gerbang tol strategis untuk memantau arus kendaraan sekaligus melakukan pengawasan lalu lintas selama masa mudik Lebaran 2026.***