BEKASI.POJOKSATU.id - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bekasi bergerak cepat dengan menyiapkan layanan darurat administrasi kependudukan (adminduk) bagi warga terdampak kebakaran di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Cimuning PT Indogas Andalan Kita, Mustikajaya.
Kepala Disdukcapil Kota Bekasi, Taufiq Rachmat Hidayat, menyatakan pihaknya akan menghadirkan layanan jemput bola melalui posko langsung di lokasi kejadian guna membantu warga yang kehilangan dokumen penting.
“Kita akan membuka posko adminduk di lokasi kejadian, untuk membantu warga yang kehilangan berkas data diri,” ujarnya, Senin, 6 April 2026.
Baca Juga: WFH dan Jumat Tanpa BBM di Bekasi Tekan Tagihan Listrik hingga 14,2 Persen
Layanan tersebut difokuskan pada penerbitan ulang berbagai dokumen kependudukan, seperti KTP elektronik, Kartu Keluarga (KK), serta akta pencatatan sipil yang rusak atau hilang akibat kebakaran.
Dalam pelaksanaannya, Disdukcapil akan berkoordinasi dengan aparat Kelurahan Cimuning dan Kecamatan Mustikajaya untuk memastikan proses pendataan warga terdampak berjalan optimal.
Camat Mustikajaya, Maka Nachrowi, menyampaikan bahwa pihaknya telah melaporkan kondisi tersebut kepada pimpinan daerah, terutama terkait kebutuhan mendesak pengurusan dokumen warga.
Baca Juga: DPRD Kota Bekasi Pertimbangkan Penutupan SPBE Cimuning Usai Insiden Ledakan
“Tindakan kami sudah melaporkan ke pimpinan, dan pimpinan insyaallah besok, Dukcapil akan turun melakukan pelayanan jemput bola di posko untuk data kependudukan,” jelasnya.
Ia berharap layanan ini dapat meringankan beban warga yang terdampak, khususnya dalam memulihkan dokumen penting yang menjadi kebutuhan dasar administrasi.
Sebagaimana diketahui, kebakaran SPBE Cimuning menyebabkan kerugian materiil bagi warga, termasuk hilangnya berbagai dokumen penting. Dengan adanya posko adminduk di lokasi, proses pemulihan administrasi diharapkan dapat berlangsung lebih cepat dan efektif.***




