BEKASI.POJOKSATU.ID - Pemerintah Kota Bekasi mulai memperkuat fondasi kebijakan berbasis data melalui pencanangan Program Kelurahan Cantik di Kecamatan Medan Satria, Kamis 9 April 2026.

Program ini digagas untuk memastikan setiap kebijakan pembangunan didasarkan pada data yang akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Pencanangan yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Medan Satria tersebut dibuka langsung oleh Asisten Daerah I Kota Bekasi, Lintong Dianto Putra, didampingi Camat Medan Satria, Budi Rahman.

Kegiatan ini turut melibatkan berbagai perangkat daerah, termasuk Badan Pusat Statistik Kota Bekasi.

Baca Juga: Bima Arya Ungkap Pemkot Bekasi Hemat Rp120 Juta per Bulan, Ini Sumbernya

Lintong menegaskan bahwa keberadaan data yang valid menjadi kunci utama dalam menyusun kebijakan yang tepat sasaran.

Tanpa data yang kuat, menurutnya, arah pembangunan berpotensi meleset dari kebutuhan masyarakat.

“Tujuannya jelas, meningkatkan pemahaman pentingnya data sekaligus kemampuan aparatur dalam mengelolanya. Tanpa data yang kuat, perencanaan pembangunan akan meleset,” ujarnya.

Program Kelurahan Cantik sendiri merupakan bagian dari pembinaan yang diinisiasi BPS untuk meningkatkan kapasitas aparatur kelurahan dalam mengelola dan memanfaatkan data statistik secara mandiri.

Baca Juga: DP3A Bekasi Tegaskan KPAD Independen, Siap Awasi dan Beri Masukan ke Pemerintah

Melalui program ini, aparatur di tingkat kelurahan diharapkan tidak lagi bekerja tanpa basis data yang jelas.

Camat Medan Satria, Budi Rahman, menilai program ini sebagai momentum penting untuk memperkuat peran kelurahan sebagai ujung tombak penyedia data.

Ia menekankan bahwa kualitas data yang dimiliki akan sangat menentukan efektivitas kebijakan pembangunan.

“Kelurahan harus mampu menghadirkan data yang valid dan terkini. Ini jadi dasar kebijakan agar pembangunan tepat sasaran,” katanya.

Menurutnya, selama ini masih terdapat tantangan dalam pengelolaan data di tingkat kelurahan, mulai dari keterbatasan sumber daya hingga belum terintegrasinya sistem antarperangkat daerah.

Oleh karena itu, melalui program ini diharapkan tercipta sinergi dalam satu sistem data yang terintegrasi.

Baca Juga: 7 Komisioner KPAD Kabupaten Bekasi Terpilih, Hasil Seleksi Libatkan Akademisi IPB

“Kelurahan di Medan Satria harus jadi pelopor. Data berkualitas adalah fondasi kebijakan yang efektif dan berkelanjutan,” tandasnya.

Dengan adanya program Kelurahan Cantik, Pemerintah Kota Bekasi berharap seluruh kelurahan mampu meningkatkan kualitas data yang dimiliki, sehingga setiap kebijakan yang diambil benar-benar sesuai dengan kondisi riil di lapangan.

Selain itu, penguatan data juga diyakini dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memastikan program pembangunan berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan.***