BEKASI.POJOKSATU.id - Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, bersama jajaran kepala dinas meninjau langsung kondisi perlintasan kereta api di kawasan Taman Makam Pahlawan, Bulak Kapal, pada Rabu pagi.

Peninjauan ini difokuskan pada sejumlah titik perlintasan liar yang dinilai memiliki tingkat kerawanan kecelakaan tinggi, terutama di sekitar pintu rel Ampera.

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas BMSDA, Kepala Dinas Kominfo, serta Kepala Dinas Perkimtan. Mereka melihat langsung kondisi di lapangan sebagai dasar penyusunan langkah penanganan yang lebih terukur.

Baca Juga: 8 Perjalanan Kereta Dibatalkan, KAI Lakukan Normalisasi Pascakecelakaan Bekasi Timur

Tri menegaskan, penataan perlintasan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah daerah dalam meningkatkan keselamatan transportasi, khususnya pada perlintasan sebidang yang belum memiliki pengamanan resmi.

“Ini bagian dari upaya yang terus kita lakukan untuk memastikan keselamatan warga semakin terjaga. Perlintasan sebidang, terutama yang tidak resmi, memang membutuhkan penanganan bertahap dan terukur,” ujarnya.

Sebagai langkah awal, Pemkot Bekasi akan memperkuat pengawasan dengan menambah kehadiran petugas Dinas Perhubungan di titik-titik rawan guna mengatur lalu lintas dan meminimalisir potensi kecelakaan.

Baca Juga: KRL Cikarang Kembali Beroperasi, KAI Pastikan Layanan Normal Mulai 29 April Siang

Selain itu, pemerintah juga berencana memasang pembatas sementara (barrier) di sejumlah titik perlintasan yang belum dilengkapi palang pintu resmi. Langkah ini menjadi solusi jangka pendek sembari menunggu pembangunan infrastruktur permanen seperti flyover Bulak Kapal.***