BEKASI.POJOKSATU.id - Suasana haru masih menyelimuti Stasiun Bekasi Timur pada Kamis pagi, 30 April 2026. Sejumlah penumpang Commuter Line tampak memberikan doa serta penghormatan terakhir bagi para korban kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL yang terjadi beberapa hari lalu.
Di area stasiun, deretan karangan bunga terlihat berjajar, khususnya di sisi kaca yang menghadap ke arah timur peron. Rangkaian bunga dengan warna mencolok tersebut justru menghadirkan nuansa duka yang mendalam.
Karangan bunga diketahui telah ditempatkan sejak sekitar pukul 07.00 WIB. Tercatat ada sedikitnya lima rangkaian dengan berbagai pesan belasungkawa yang ditujukan kepada para korban.
Salah satu pesan yang mencuri perhatian bertuliskan, “Surga yang kekal untuk perempuan yang hebat,” yang tertera pada karangan bunga berwarna merah muda tanpa identitas pengirim.
Baca Juga: Gangguan KRL Bikin Ongkos Naik, Sopir Angkot Justru Kebanjiran Penumpang
Sejumlah warga yang melintas terlihat berhenti sejenak. Ada yang mengabadikan momen, namun tak sedikit pula yang memilih menundukkan kepala sambil memanjatkan doa. Beberapa di antaranya bahkan tampak menahan haru saat membaca pesan yang tertera.
Salah satu penumpang, Puspa, mengaku turut merasakan kesedihan mendalam atas peristiwa tersebut.
“Sedih banget lihatnya, jadi ingat keluarga korban,” ujarnya.
Meski suasana duka masih terasa, aktivitas di Stasiun Bekasi Timur mulai kembali berjalan normal. Layanan KRL lintas Cikarang Line yang sebelumnya terganggu kini telah beroperasi seperti biasa.
Baca Juga: Jalur KA Bekasi Timur Kembali Dibuka, Perjalanan Jarak Jauh Beroperasi Bertahap
Perjalanan dari Jakarta menuju Cikarang maupun sebaliknya terpantau lancar, meski bayang-bayang tragedi masih membekas di benak para pengguna.
Momen ini menjadi cerminan empati masyarakat Bekasi, yang di tengah rutinitas tetap menyempatkan diri untuk mendoakan para korban dan menunjukkan kepedulian terhadap sesama.***




