BEKASI.POJOKSATU.id - Petugas Pemadam Kebakaran Kota Bekasi menyayangkan 2 alat penyelamatan dalam Kebakaran tidak berfungsi di Apartemen Mutiara saat terjadinya kebakaran.

Kebakaran melanda sebuah hunian apartemen di kamar A930 yang terjadi pada Rabu 24 Januari 2024.

Kebakaran tersebut diketahui disebabkan karena putung rokok yang ditinggal oleh penghuninya. Kebakaran tersebut melalap sebuah sofa dan juga seisi ruang tamu kamar tersebut.

Baca Juga: Gara-Gara Puntung Rokok Salah Satu Penghuni, Apartemen Mutiara Kebakaran

Komandan Regu Dinas Pemadam Kebakaran Husni Drajat menyebutkan 2 alat yang tidak berfungsi yakni Springkel dan juga siamese hidran.

Siamese hidrant berfungsi sebagai jalur distribusi saat ketersediaan air pada ground tank tidak cukup atau pompa hydrant tidak bisa bekerja optimal.

Sementara itu, springkel sendiri berfungsi untuk memadamkan kebakaran secara otomatis dengan menyemburkan air di lokasi mula terjadinya kebakaran.

"Jadi setelah dicek di lantai 9 lokasi kebakaran, itu alat Springkel tidak berfungsi semestinya," ujar Husni Kepada bekasi.pojoksatu.id, Rabu, 24 Januari 2024.

Baca Juga: One Punch Man: Pukulan Multiverse, Inilah Alasan Mengapa Final Punch Saitama Dapat Membelah Garis Waktu

Hal tersebut, kata Husni, sangat berbahaya jika terjadinya kebakaran pada lantai-lantai tinggi dan tidak mempunyai hydrant pada lantai tersebut.

"Kami lihat tadi di kamar ada beberapa unit Springkel, akan tetapi tidak berfungsi. Sementara di lorong-lorong juga sama tidak berfungsi," jelas Husni.

"Seharusnya ketika sudah muncul asap tebal ataupun percikan api, alat Springkel bisa menyemprotkan terlebih dahulu sumber api ataupun asap," tambah dia.

Sementara itu, Husni juga menyayangkan alat siamese hydrant yang berada di area luar apartment tidak berfungsi semestinya.

Baca Juga: Pemkot Bekasi Sebut Sudah Bayar Ahli Waris Lahan 3 SDN Bantargebang

"Kami sedikit kesulitan karena untuk melakukan pendinginan, air pada hydrant di lantai 9 sudah kosong. Namun pada saat ingin mengisi air ke hidran alat tersebut tidak berfungsi," tegas dia.

Semestinya, setiap pengelola gedung-gedung bertingkat lebih memperhatikan fungsi-fungsi alat pemadam kebakaran yang ada di lokasinya.

"Ini sangat berfungsi sekali jika terjadi kebakaran pada gedung tingkat seperti saat ini, alat tersebut untuk memadamkan api," tutup dia.***