BEKASI.POJOKSATU.id – Kasus kehilangan paket berisi logam mulia kembali terjadi di salah satu jasa ekspedisi. Kali ini, dua paket milik Wiwik Dwi Pujiarti yang berisi emas seberat total 75 gram dikabarkan hilang di gudang pengiriman milik ekspedisi Paxel. Kejadian ini dilaporkan terjadi sejak Senin, 5 Mei 2025.

Wiwik mengungkapkan, peristiwa ini merupakan kali kedua ia mengalami kehilangan paket emas melalui jasa ekspedisi yang sama.

“Sebelumnya saya pernah kehilangan emas seberat 10 gram sebelum Lebaran, dan saat itu sudah diganti oleh pihak asuransi,” ujarnya saat ditemui bekasi.pojoksatu.id, Selasa, 13 Mei 2025.

Baca Juga: Kolonel Antonius Hermawan, Korban Gugur dalam Ledakan Gudang Amunisi Puspalad TNI AD

Namun, kejadian terbaru kali ini lebih merugikan karena melibatkan dua paket sekaligus—masing-masing berisi 25 gram emas dari Depok dan 50 gram dari Tangerang. Kedua paket itu dikirimkan ke pembelinya, namun tidak pernah sampai ke tujuan.

Wiwik menduga hilangnya barang terjadi saat paket berada di gudang Paxel wilayah Sultan Agung. Berdasarkan rekaman CCTV, barang dari Kota Bekasi masih tercatat pada Minggu, 4 Mei. Namun, saat paket dicek di Cikarang, emas tersebut sudah tidak ada.

“Berdasarkan resi, barang masih tercatat di gudang Bekasi, dan hilang diduga pada tanggal 5 Mei. Total kerugian saya mencapai Rp150 juta,” jelas Wiwik.

Baca Juga: Perempuan Janjian dengan Pria di Pondok Gede, Sosok yang Datang Malah Pelaku Begal

Ia menegaskan kali ini dirinya tidak menerima penggantian dari pihak asuransi dan meminta pihak ekspedisi bertanggung jawab penuh atas kehilangan tersebut.

Kasus ini kini menjadi sorotan, mengingat pengamanan dan kepercayaan terhadap layanan pengiriman barang bernilai tinggi kembali dipertanyakan.**