POJOKSATU.id - Deepfake adalah teknologi dari machine learning dan artificial intellegence (AI) yang rentan penyalahgunaan seperti penipuan.
Lewat deepfake, kita dapat membuat video seolah-olah menjadi seseorang yang berbicara.
Padahal, orang itu tidak berbicara sama sekali dan tentu saja, itu bukan dirinya.
Deepfake sempat menjadi sorotan ahli IT karena dampaknya bagi individu ataupun organisasi.
BACA JUGA: Banyak Hoaks, Ini Cara Melawannya
Pada video deepfake, teknologi mampu meniru suara dan mimik wajah.
Meski demikian, masih ada celah ketidaksempurnaan yang dapat diteliti untuk mengetahui apakah video tersebut asli ataupun deepfake.
Bagaimana caranya? Berikut 5 cara mengetahui video deepfake atau bukan:
1. Lihat pergerakan mata
Video deepfake biasanya memiliki pergerakan mata yang tidak natural.
Cara lain juga dengan melihat gerakan mata yang amat minim, bahkan tidak berkedip sama sekali.
Amat sulit meniru kedipan yang terlihat natural. Dan, perlu dicatat nih, sulit memiru pergerakan mata secara akurat.
Karena, ketika seseorng berbicara dengan yang lain, pergerakan matanya mengikuti lawan bicara.
2. Ketidakcocokan warna
Cara kedua ini biusa kamu lihat jika menemukan video yang kamu curigai.
Lihat warna kulit yang tidak biasa, atau pencahayaan yang aneh. Juga perhatian posisi bayangannya.
Kamu bisa juga membandingkan dengan video lain pada orang yang sama. Itu dapat membantu kamu dalam menentukan apakah video tersebut deepfake atau bukan.
3. Bandingkan kuaitas audionya
Karena video deepfake amat berfokus kepada visual dibandingkan suara, maka pasang telinga dengan cermat.
Apakah mendengar gerakan bibir yang tidak sinkron dengan suara?
Simak juga apakah ada pelafalan kata yang terdengar jangal, ada suara latar yang terkesan digital.
BACA JUGA: Buat Pencari Kerja, Ini Website Cari Loker Antihoaks
Bahkan, kurang suara juga bisa menjadi tanda video tersebut adalah deepfake.
4. Bentuk tubuh yang aneh
Kamu harus curiga jika melihat video yang tampak terdistorsi.
Contoh, ketika subjek bergerak ke satu sisi atau ketika menggerakan satu bagian tubuh, apakah ada kejanggalan?
Bisa saja ada gerakan yang seperti patah-patah dari satu frame ke frame berikutnya.
5. Pergerakan wajah buatan
Nah, jika kamu lihat subjek yang berbicara tampak tidak ada emosi atau ekspresi, bisa jadi itu adalah video deepfake.
Semoga lima teknik di atas dapat membantu kamu dalam mengidentifikasi video deepfake.
Jelang musim politik seperti sekarang ini, kita harus cermat dalam melihat konten yang bertebaran di media sosial.
Editor: Andi Saddam




