BEKASI.POJOKSATU.id - Anggota DPRD Jawa Barat Ade Puspitasari bertandang ke SMAN 22 Kota Bekasi dalam kegiatan “DPRD Mengabdi dalam Pendidikan Demokrasi”.
Dalam kegiatan tersebut, Ade berdialog langsung dengan para siswa. Ia mengapresiasi antusiasme dan keberanian siswa dalam menyampaikan pertanyaan maupun pendapat selama kegiatan berlangsung.
Menurut Ade, pendidikan demokrasi tidak cukup hanya dengan mengenalkan politik maupun proses pemilihan umum kepada generasi muda.
"Pendidikan demokrasi bukan sekadar mengenalkan apa itu politik atau bagaimana proses pemilu berlangsung. Lebih dari itu, anak-anak muda perlu memahami bahwa setiap kebijakan yang dibuat hari ini akan berdampak pada masa depan mereka," kata Ade, Jumat, 11 September 2026.
Ia menilai pemahaman mengenai demokrasi penting bagi pelajar sebagai generasi yang nantinya memiliki peran dalam menentukan arah bangsa.
Karena itu, Ade mengingatkan generasi muda agar tidak bersikap apatis terhadap politik. Menurutnya, politik perlu dipahami dan diawasi agar masyarakat, khususnya anak muda, dapat ikut berperan dalam kehidupan demokrasi.
"Generasi muda tidak boleh apatis terhadap politik. Politik bukan sesuatu yang harus dijauhi, tetapi harus dipahami dan diawasi," ujarnya.
Ade mengatakan pengetahuan yang memadai akan membantu anak muda menjadi pemilih yang cerdas dan kritis, terutama dalam menghadapi berbagai informasi yang beredar.
Selain itu, generasi muda diharapkan berani menyampaikan aspirasi serta pendapat secara baik dan bertanggung jawab.
Dengan kegiatan DPRD Mengabdi dalam Pendidikan Demokrasi, Ade berharap para siswa tidak hanya memahami demokrasi secara teori, tetapi juga menyadari pentingnya keterlibatan mereka dalam menentukan masa depan.
"Terus bertanya, terus belajar, dan jangan takut menyampaikan pendapat dengan cara yang baik dan bertanggung jawab!" pungkasnya.***




