BEKASI.POJOKSATU.id - Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Ade Puspitasari, menegaskan pentingnya kegiatan dialog wakil rakyat sebagai ruang komunikasi langsung antara legislatif dan masyarakat.
Menurutnya, dialog wakil rakyat bukan sekadar agenda formal, melainkan menjadi sarana strategis untuk bertemu, berinteraksi, serta mendengar langsung berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat di lapangan.
“Kegiatan dialog wakil rakyat merupakan ruang bagi saya untuk bertemu, berkomunikasi, dan berinteraksi langsung dengan masyarakat sebagai konstituen,” ujar Ade, Jumat, 3 April 2026.
Baca Juga: Ade Puspitasari Dukung dan Promosikan UMKM Lokal, Penggerak Roda Perekonomian
Melalui kegiatan tersebut, ia mengaku dapat menyerap beragam aspirasi, masukan, hingga harapan warga secara langsung. Aspirasi yang diterima, lanjutnya, tidak berhenti pada tahap mendengar, tetapi menjadi komitmen untuk dikawal hingga dapat diimplementasikan dalam bentuk kebijakan maupun program pembangunan.
“Tidak hanya berhenti pada mendengar, tetapi juga menjadi komitmen saya untuk mengawal dan mengimplementasikan setiap aspirasi tersebut ke dalam kebijakan yang berpihak kepada masyarakat,” jelasnya.
Ade menambahkan, kehadiran wakil rakyat di tengah masyarakat merupakan bagian dari tanggung jawab untuk memastikan suara warga benar-benar didengar dan diperjuangkan dalam proses pengambilan kebijakan di tingkat daerah.
Baca Juga: Reses Inovatif Ade Puspitasari, Jemput Aspirasi Langsung ke Kelurahan Pekayon Jaya
Ia berharap, melalui kegiatan dialog yang rutin dilakukan, hubungan antara wakil rakyat dan masyarakat dapat semakin erat. Selain itu, dialog tersebut juga diharapkan mampu menghadirkan solusi konkret terhadap berbagai kebutuhan dan persoalan yang dihadapi masyarakat.
“Semoga melalui kegiatan ini, hubungan antara wakil rakyat dan masyarakat semakin erat, serta mampu menghadirkan solusi nyata bagi kebutuhan dan permasalahan di lapangan,” tutupnya.***




