BEKASI.POJOKSATU.id - Sebagian besar wilayah Kota dan Kabupaten Bekasi dilanda hujan pada hari ini, Selasa, 24 Oktober 2023. Turunnya hujan menjadi harapan bagi warga Kota Bekasi akan kemarau yang berakhir.

Di wilayah Kecamatan Bekasi Utara, hujan turun pada malam hari. Afril Syahputra, warga Perwira, mengaku senang dengan turunnya hujan. Dia berharap ini menjadi penanda akhir musim kemarau yang sudah 3 bulan melanda.

"Alhamdulillah turun hujan lagi. Pantesan dari dua hari kemarin udaranya panas sekali di dalam rumah. Sekarang turun hujan agak besar dan bersyukur tak kurang air lagi. Mudah-mudahan terus hujan lagi, kemaraunya sudah beres," jelas dia saat diwawancarai, Selasa, 24 Oktober 2023.

Baca Juga: Sebagian Warga Desa Ciledug Alami Kekeringan, Tukang Pompa Air Banjir Kerjaan

Dia berharap dengan turun hujan tersebut menjadi awal bagi musim hujan dan air bersih tidak sulit didapat.

"Sudah tiga bulan tidak hujan dan kesulitan air bersih. Mudah-mudahan ini sebagai pertanda ya dan besok hujan lagi turun," kata dia.

Sementara di wilayah Kecamatan Setu, gerimis terjadi sebentar menjelang Magrib. Hujan baru turun sekitar pukul 22.05 WIB dengan intensitas deras dan bertahan kurang-lebih satu jam.

"Alhamdulillah udah hujan lagi. Ini kita air pada kering, sumur ora keluar airnya sampai manggil tukang pompa," tutur Ajat, warga Desa Tamanrahayu.

Baca Juga: Musim Kemarau Panjang, Situ Hambaro Alami Kekeringan

Ajat mengatakan harus memanggil tukang pompa untuk menambah kedalaman sumur kurang-lebih 4 meter. Dia pun harus merogoh kocek hingga Rp500.000 untuk jasa.

"Udah mendingan pas digali, tapi masih kecil keluar airnya," kata dia.

Desa Tamanrahayu berbatasan dengan sejumlah kelurahan di Kecamatan Bantargebang, seperti Ciketingudik yang sebagian warganya juga mengalami kekeringan.

Meskipun tidak merata, sejumlah warga desa di Setu mengalami kekeringan. Contohnya di Ciledug, menurut penuturan sekretaris desa setempat beberapa warga mengalami kekeringan.

Baca Juga: Pj Bupati Bekasi Ajak Pelaku Usaha Bantu Korban Kekeringan

"Tidak merata, tetapi ada yang mengalami beberapa pekan terakhir. Mungkin faktor gali sumurnya kurang dalam atau juga ada kendala di mesin pompanya," kata Bakin Bharudin, sekretaris Desa Ciledug.

Akhir musim kemarau menjadi harapan warga Bekasi selama ini. Sholat minta hujan (istisqo) secara parsial sudah diselenggarakan masyarakat sejak akhir September, termasuk di tingkat pemerintah daerah.

Selama musim kemarau, menurut catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi, ada 47 desa dari 10 kecamatan yang mengalami kekeringan.***