BEKASI.POJOKSATU.id - Kota Bekasi dianggap tidak pantas lagi untuk menyandang kota layak anak. Hal demikian diutarakan oleh anggota DPRD Kota Bekasi terpilih Adelia.

Adelia berpendapat demikian lantaran banyak kasus kekerasan terhadap anak yang semakin mengkhawatirkan di kota Bekasi.

Kasus terakhir yaitu ketika bocah perempuan berusia 9 tahun dibunuh oleh seorang pria bernama Didik Setiawan di Ciketingudik, Bantargebang, Kota Bekasi.

Baca Juga: Gani Minta Dishub Serius Atasi Persoalan Kemacetan di Stasiun Bekasi

Belum lagi di wilayah Pondok Melati terjadi pembulian terhadap pelajar SMP lantaran persoalan sepele.

"Melihat banyaknya kasus akhir-akhir ini, sebenarnya sudah tidak layak lagi," kata Adelia, Kamis 13 Juni 2024.

Adelia merupakan Pembina Relawan Pelita mengaku siap membantu dalam menangani kasus-kasus kekerasan terhadap anak, termasuk pola asuh yang baik.

"Sebenernya pola asuh yang baik itu ada ditangan orang tua. Kami akan membantu orang tua memperbaiki pola asuh mereka dan menyampaikan ini kepada masyarakat," tegas dia.

Baca Juga: KPAD Minta Pembunuh Anak di Bantargebang Dihukum Mati

Sementara itu untuk dari segi hukum, dia akan menggandeng Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kota Bekasi agar dapat menangani berbagai aduan dan laporan dari masyarakat dengan lebih efektif.

"Karena jika kami hanya bergerak sebagai relawan tanpa payung hukum, itu berisiko. Dengan KPAD, apapun permasalahannya, kita bisa mendapatkan pendampingan lebih cepat," demikian kata dia.