POJOKSATU.id, KABUPATEN BEKASI - Pemerintah Kabupaten Bekasi berencana membangun jalan baru untuk truk sampah di Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPAS) Burangkeng, Kecamatan Setu.
Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan sempat membahas hal itu pada rapat pada Selasa, 7 Maret 2023.
"Ternyata kebutuhan anggarannya besar sekali, karena lahan yang tersedia untuk membangun jalan sebenarnya juga sudah tertutup buangan sampah," tutur Dani sewaktu ditemui di Cikarang Pusat, Rabu, 8 Maret 2023.
"Jadi tidak mungkin langsung dicor, harus pakai konstruksi pasak ke bawah, sehingga akan kita sesuaikan dulu (anggaran, Red)," sambung dia.
BACA JUGA: TPAS Burangkeng Hanya Mampu Tampung 800 Ton Sampah Per Hari, Sisa 2.000 Ton Tak Terangkut
Sebagian jalan itu, kata Dani, tetap dibangun agar antrean truk sampah tidak menutupi jalan desa yang menganggu masyarakat.
"Kita buat belokan antreannya sehingga jalan desanya tetap lancar. Makanya kita menggunakan lahan yang ada, jadi kita sesuaikan saja," kata dia.
Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan saat mengecek rencana peta trase jalan di TPAS Burangkeng, Selasa, 7 Maret 2023. Foto: Prokopim Setda Kabupaten Bekasi
Saat ini jalan di TPAS Burangkeng menggunakan jalan desa yang menghubungkan Kampung Cinyosok dengan Kampung Jati. Sehingga, pengguna jalan dari warga harus berdampingan dengan truk sampah yang mengantri dan membuang muatan.
Hari ini juga sempat dikeluhkan Lurah Desa Burangkeng Namin bin Sain yang menyebutkan bahwa motor warga kerap kali bau lantaran air lindi sampah yang menempel pada ban. Bau itu menempel dan sulit dihilangkan.
Pada musim hujan saat ini volume sampah ke TPAS Burangkeng meningkat pesat lantaran banyak sampah dari hulu tersangkut di kali. (Andi Saddam)




