BEKASI.POJOKSATU.id - Tiga buah bangunan kelas di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Padurenan IV, mengalami kerusakan pada bagian atap sehingga tidak bisa digunakan untuk proses belajar mengajar.

Berdasarkan informasi yang diterima bekasi.pojoksatu.id, tiga kelas yang mengalami kerusakan tersebut biasanya digunakan kelas 2 dan kelas 3 untuk proses belajar mengajar.

Kepala sekolah, Sri Sulastri, mengatakan sebanyak 400 siswa dan siswi harus belajar di mushola dan perpustakaan.

"Para siswa sudah tidak bisa menggunakan ruangan karena atapnya sudah rusak, kami mengkhawatirkan jika dipaksakan nantinya malah ada korban. Untuk itu proses belajar mengajar dipindahkan," ucap Sri, kepada awak media, Sabtu, 3 Mei 2025.

Baca Juga: Sekolah Rusak Akibat Puting Beliung Pelajar SDN Telajung 04 Belajar dari Rumah

Dia menjelaskan, bahwa kerusakan bangunan ruangan kelas sudah berlangsung lama dan belum dilakukan perbaikan.

"Untuk dua ruangan kelas itu rusak pada bulan November atau Desember tahun lalu, sementara satu ruangan kelas ini terjadi dua minggu kemarin karena hujan deras," jelas dia.

Dia mengaku, kerusakan terparah terjadi pada bagian kayu atap yang sudah lapuk termakan oleh waktu dan belum dilakukan perbaikan.

Baca Juga: Puting Beliung Terjang Telajung, Tower Roboh Timpa Sekolah dan Mobil, Dua Warga Luka

"Belum ada perbaikan ruangan kelas dikarenakan anggaran dari BOS reguler itu sendiri tidak mencukupi untuk dilakukan perbaikan," ujar dia.

Sebagian siswa mengeluhkan proses pembelajaran yang dilakukan di musholla dan juga perpustakaan.

"Akan tetapi melihat kondisi yang ada dan tidak memungkinkan jika dipindahkan ke sekolah lain, maka para siswa menerimanya," kata dia. ***