BEKASI.POJOKSATU.ID - Tragedi ledakan dan kebakaran SPBE di Cimuning, Mustikajaya, Kota Bekasi kembali menambah duka. Salah satu korban, Aulia Putri Budiastuti (19), meninggal dunia setelah sempat menjalani operasi akibat luka bakar serius.
Sebelum wafat, Aulia mengalami luka bakar lebih dari 60 persen yang hampir mencakup seluruh tubuhnya. Kondisi kritis tersebut membuat tim medis melakukan tindakan operasi sebagai upaya penyelamatan.
Rekan korban, Anyelir, menyebutkan bahwa operasi dilakukan pada bagian tubuh yang mengalami luka cukup parah, seperti tangan dan kaki.
“Yang saya tahu, korban luka bakar di bagian kaki, tangan, hingga badannya dan juga sempat menjalani operasi,” ujarnya, Kamis, 9 April 2026.
Baca Juga: Tangis Iringi Pemakaman Aulia, Korban Ledakan SPBE Cimuning Dimakamkan di Samping Adiknya
Menurutnya, tindakan operasi tersebut merupakan bagian dari penanganan medis untuk memulihkan kondisi korban pascakejadian. Namun, upaya tersebut belum mampu menyelamatkan nyawa Aulia.
“Operasi pada bagian tangan dan kakinya, tapi akhirnya korban meninggal dunia,” tuturnya.
Dengan bertambahnya satu korban, jumlah korban meninggal dalam insiden tersebut kini menjadi empat orang, yang terdiri dari dua pekerja SPBE dan dua warga sipil.
Baca Juga: 47 Kepala Keluarga Terdampak Kebakaran SPBE, Dukcapil Bekasi Bergerak Cepat Pulihkan Data
Peristiwa ini masih menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban dan warga sekitar. Sejumlah korban lainnya hingga kini masih menjalani perawatan intensif akibat luka bakar yang dialami.
Sementara itu, pihak berwenang masih terus melakukan penyelidikan guna mengungkap penyebab pasti ledakan dan kebakaran tersebut. Keluarga korban pun berharap adanya kejelasan serta pertanggungjawaban atas tragedi tersebut.




