BEKASI.POJOKSATU.ID - Seorang bayi perempuan berinisial A (1 tahun) di kawasan Bintara, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, diduga mengalami pelecehan seksual yang dilakukan oleh tetangganya berinisial R (48 tahun).
Peristiwa tersebut bermula ketika korban dititipkan ibunya, FS (36), yang bekerja sebagai biduan keliling, pada 20 Desember 2025. FS mengaku awalnya tidak menaruh kecurigaan saat anaknya terus menangis setelah dijemput.
“Awalnya saya kira karena pampersnya penuh. Sudah saya ganti, tapi tetap nangis,” ujar FS, Kamis, 5 Maret 2026.
Baca Juga: Pria Berseragam SMP 158 Jakarta Timur Tewas Mengambang di Kali Bekasi, Identitas Masih Misterius
Kecurigaan muncul ketika korban tampak kesakitan saat buang air kecil dan menangis setiap kali bagian vitalnya tersentuh.
“Kalau pipis seperti kesakitan. Dimandikan pun nangis kalau tersentuh di situ,” kata FS.
Merasa ada yang tidak beres, FS membawa anaknya ke puskesmas. Dari hasil pemeriksaan awal, ditemukan indikasi yang dinilai tidak wajar sehingga disarankan untuk melakukan visum dan melapor ke pihak kepolisian.
Laporan tersebut tercatat dengan Nomor: LP/B/3287/XII/2025/SPKT/Polres Metro Bekasi Kota/Polda Metro Jaya tertanggal 24 Desember 2025.
Baca Juga: Pemkot Bekasi Beri Pendampingan Korban Dugaan Kekerasan Seksual Balita di Bintara
FS mengungkapkan hasil visum baru diterima sekitar tiga bulan setelah laporan dibuat.
“Hasil visum baru keluar tiga bulan kemudian. Katanya ada benda tumpul masuk,” ungkapnya.
Saat ini, perkara tersebut masih dalam tahap penyidikan oleh pihak kepolisian. FS berharap pelaku segera ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku.
“Saya cuma ingin pelaku segera ditangkap,” tutupnya.***




