BEKASI.POJOKSATU.id - Banjir setinggi dua meter merendam permukiman warga di Gang Mawar VI, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi. Akibatnya, sejumlah warga terpaksa mengungsi, sementara sebagian lainnya memilih bertahan di lantai dua rumah masing-masing.

Ketua RT 08, Boy Priadi, menjelaskan bahwa air mulai masuk ke permukiman warga sejak Senin malam, 7 Juli 2025, sekitar pukul 23.30 WIB.

“Air masuk ke rumah kurang lebih jam setengah dua belas malam. Awalnya setinggi dua meter, sekarang sudah mulai surut menjadi 1,5 meter,” ujar Boy, Selasa, 8 Juli 2025.

Baca Juga: BPBD Kota Bekasi Siagakan 10 Perahu Karet untuk Evakuasi Korban Banjir

Sebagian warga langsung mengungsi ke lahan kosong di sekitar lokasi yang masih aman dari banjir. Namun, sebagian lainnya tetap bertahan di rumah lantai dua karena khawatir meninggalkan harta benda.

“Di sini ada sekitar 70 rumah, total sekitar 120 Kepala Keluarga (KK). Sebagian mengungsi, sebagian lagi masih bertahan di lantai dua,” ungkapnya.

Sementara itu, Komar (47 tahun), salah satu warga terdampak, berharap agar tanggul Kali Bekasi yang berada di sekitar permukiman segera diperbaiki dan ditinggikan.

“Harapan saya, tanggulnya segera diperbaiki dan ditinggikan. Kalau masih setinggi itu, air kali gampang banget meluap ke rumah. Sekarang saja, air sudah nyaris rata dengan rumah,” kata Komar.

Baca Juga: Pohon Bambu Roboh ke Kali Sadang, Kades Ciledug Minta Penanganan Segera

Banjir yang terjadi di kawasan tersebut diduga akibat luapan Kali Bekasi menyusul curah hujan tinggi dan kiriman air dari wilayah hulu, seperti Bogor dan sekitarnya.

Warga berharap ada penanganan cepat dari pemerintah agar banjir tidak kembali terulang dengan dampak yang lebih buruk.***