BEKASI.POJOKSATU.id - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi mengungkapkan keprihatinannya atas banyaknya bangku kosong pada pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ini.

Kekosongan bangku tersebut terjadi di jenjang Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Dia memaparkan total kuota 25.236 bangku untuk tingkat SD, hanya terisi 16.285 siswa, sehingga terdapat 8.951 bangku yang tidak terisi.

Sementara pada tingkat SMP, dari 8.006 kuota yang tersedia, hanya 7.946 siswa yang mendaftar, menyisakan 60 bangku kosong.

Baca Juga: Pendaftar Jalur Zonasi PPDB Kota Bekasi Bisa Pantau Perkembangan di Situs Resmi

Anggota Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Heri Purnomo, menyatakan bahwa PPDB online di Kota Bekasi belum efektif dalam menjaring siswa.

"Kami menerima informasi bahwa masih banyak kuota atau bangku yang kosong. Perlu ada evaluasi antara DPRD dan Dinas Pendidikan," ujar dia , Senin, 15 Juli 2024.

Salah satu penyebab banyaknya bangku kosong adalah kurang meratanya fasilitas pendidikan di berbagai wilayah Kota Bekasi.

"Fasilitas pendidikan di Kota Bekasi belum merata, masih ada beberapa wilayah yang kekurangan sekolah," kata dia.

Baca Juga: Sanksi Menanti Oknum Guru dan Kepsek yang Lakukan Pungli dalam Tahapan PPDB

Oleh karena itu, dia menekankan pentingnya pemerataan fasilitas pendidikan di Kota Bekasi untuk menghindari kekosongan bangku pada PPDB online di masa mendatang.

"Kita berharap dengan evaluasi ini, tidak ada lagi kekosongan dalam PPDB online di Kota Bekasi," kata dia.

"Mudah-mudahan harapan kami, pendidikan bisa semakin baik, terutama dalam hal fasilitas dan sarana pendidikan yang harus merata dan tidak timpang," demikian kata Heri.***