BEKASI.POJOKSATU.ID - Para pemuda Kota Bekasi, Jawa Barat, kini semakin siap terjun ke dunia wirausaha setelah menyelesaikan Program pendidikan kecakapan wirausaha Platinum Tahun 2025.
Program yang berfokus pada keterampilan Tata Rias Pengantin Sunda Siger Inovasi ini resmi ditutup melalui kegiatan evaluasi dan penutupan yang digelar pada akhir Desember 2025.
Menariknya, sejumlah peserta bahkan telah berani menerima panggilan kerja sebagai tata rias pengantin meski program pelatihan belum sepenuhnya berakhir.
Baca Juga: Kasus OTT Bekasi Melebar, KPK Selidiki Suap Proyek Sebelum Era Ade Kuswara
Hal ini menunjukkan tingginya kepercayaan diri dan keterampilan yang telah dimiliki peserta selama mengikuti pelatihan.
Program PKW Platinum ini diselenggarakan oleh Lembaga Kursus dan Pelatihan Trias Beauty School bekerja sama dengan beberapa instansi pemerintahan.
Seperti Direktorat Kursus dan Pelatihan, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Baca Juga: Bekasi Mulai Steril dari Kabel Semrawut, Pemkot Bekasi Kebuti Penataan Kota
Pelatihan berlangsung sejak 27 Oktober hingga 22 Desember 2025 dengan total durasi 350 jam pelajaran.
Selama mengikuti program, peserta mendapatkan pelatihan secara cuma-cuma hingga memperoleh bantuan modal usaha.
Seluruh pembiayaan kegiatan bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), sehingga peserta tidak dipungut biaya apa pun.
Baca Juga: Pengadilan Negeri Agama Cikarang Catat 5.496 Pasutri Ajukan Perceraian, Pemicu Akibat Judi Online
Program ini mendapat apresiasi dari Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Masyarakat Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Nelwan Nelli Sampe.
Ia berharap para peserta mampu memanfaatkan ilmu yang diperoleh untuk membuka lapangan kerja baru.
“Peserta pelatihan harus memanfaatkan semua ilmu yang didapat. Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi pembuka lapangan kerja baru di Kota Bekasi,” ujar Nelwan, dikutip dari Liputan6, 22 Desember 2025.
Ia juga menyebutkan bahwa kebutuhan jasa tata rias pengantin di Kota Bekasi terus meningkat, sehingga program ini dinilai strategis untuk menekan angka pengangguran.
Selain pembekalan keterampilan, peserta juga mendapatkan fasilitas penunjang usaha.
Baca Juga: Antisipasi Kelelahan Sopir, 1.300 Sopir Truk Sampah di Bantar Gebang Jalani Cek Kesehatan Gratis
Seperti lemari rias, meja rias, kursi salon, beauty case, peralatan makeup lengkap, hingga dua pasang busana pengantin lengkap dengan perhiasan dan siger Sunda.
Pimpinan LKP Trias Beauty School, Iin Susilawaty, berharap program ini mampu melahirkan wirausaha baru, khususnya di bidang tata rias pengantin.
“Kami berharap banyak pengusaha tata rias pengantin lahir dari lembaga kami,” kata Iin.
Baca Juga: Update 24 Desember: Arus Kendaraan ke Timur Trans Jawa Naik 31 Persen
Dalam pelaksanaannya, LKP Trias Beauty School juga menggandeng berbagai mitra.
Mulai dari pelaku UMKM, sanggar pengantin, industri kosmetik, hingga perbankan untuk mendukung literasi keuangan peserta.***




