BEKASI.POJOKSATU.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi memastikan bahwa wilayah Kota Patriot masih dalam kondisi aman dari ancaman kekeringan meski musim kemarau sudah mulai berlangsung.
Mengacu pada data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), wilayah Jabodetabek, termasuk Kota Bekasi, kini memasuki musim kemarau dengan karakteristik hidrometeorologi kering. Namun, Kepala Pelaksana BPBD Kota Bekasi, Priadi Santoso, menegaskan bahwa sampai awal Agustus 2025 ini, tidak ada indikasi kekeringan ekstrem yang signifikan di wilayahnya.
"Insyaallah Kota Bekasi masih dalam kondisi aman dari kekeringan. Saat ini kami fokus pada situasi cuaca kemarau basah yang masih terjadi di beberapa wilayah," ujar Priadi, Senin, 4 Agustus 2025.
Ia menambahkan bahwa prediksi dari BMKG menunjukkan potensi curah hujan masih cukup tinggi di sejumlah titik di Jabodetabek, termasuk Kota Bekasi. Hal ini turut memperkuat analisis bahwa kondisi belum mengarah pada kekeringan parah.
Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Bekasi Kota Dorong Perlindungan Sosial bagi Anggota Koperasi di Harkopda 2025
Meski demikian, BPBD tetap melakukan langkah-langkah antisipatif. Priadi menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan pemetaan terhadap wilayah-wilayah yang rawan mengalami kekeringan jika musim kemarau berlangsung lebih lama dari biasanya.
“Beberapa wilayah seperti Kecamatan Bekasi Utara dan Kecamatan Bantargebang teridentifikasi memiliki kerentanan terhadap kekeringan berdasarkan analisis di lapangan,” ungkapnya.
BPBD akan terus memantau perkembangan cuaca dan memastikan kesiapan dalam menghadapi kemungkinan terburuk. Langkah preventif juga dilakukan agar wilayah yang rawan bisa segera ditangani jika terjadi penurunan pasokan air.***




