Pojoksatu.id, BEKASI - Peringatan Hari Buruh yang biasanya di peringati setiap tanggal 01 Mei, Pemerintah Kota Bekasi menggelar puncak hari buruh internasional pada hari ini tanggal 06 Mei 2023 dikarenakan sudah kesepakatan bersama serikat buruh lantaran masih banyak buruh yang mudik pasca idul fitri.
Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto hadir dalam peringatan puncak hari buruh bersama pihak perwakilan dari Polres Metro Bekasi Kota, Kodim 0507 Bekasi dan BPJS Ketenagakerjaan cabang Kota Bekasi serta didampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Bekasi, Ika Indah Yarti.
Jumlah peserta undangan serikat kerja sebanyak 600 orang diantaranya;
1. Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) (200 orang)
2. Federasi Serikat Buruh Demokrasi Seluruh Indonesia (FSBDSI) (100 Orang)
3. Federasi Serikat Metal Pekerja Indonesia (FSPMI) (100 orang)
4. Gabungan Serikat Pekerja Manufaktur Independent Indonesia (GSPMI) (100 Orang)
5. Gabungan Serikat Buruh Indonesia (GBSI) (50 orang)
6. Serikat Pekerja Nasional (SPN) (50 orang)
Plt Wali Kota Bekasi secara simbolis bersama jajaran yang hadir menyerahkan santunan kematian untuk keluarga yang ditinggalkan dari BPJS Ketenagakerjaan Kota Bekasi, yakni ;
1. (Alm) Drs. Saefulloh (Pendidik Non ASN SMK Negeri 2 Kota Bekasi) penerima waris Rasih Kurniasih sebesar Rp. 241.480.370
2. (Alm) Sopa Supriadi (Tenaga Kerja di PT. Lima Dua Puluh Nusantara Ekspress ) penerima waris Nurjanah sebesar Rp. 331.397.060
3. (Alm) Mair (Linmas Kelurahan Jatiasih) penerima waris Misem sebesar Rp. 42.000.000.
Dalam sambutannya, Tri Adhianto katakan selamat hari buruh bagi para pekerja di Kota Bekasi. Ia berharap dengan puncak perayaan ini semakin semangat dalam mengembangkan potensi kinerja di perusahaan masing masing.
"Kita jadikan momen ini sebagai ajang silaturahmi, sekaligus saya ucapkan saling memaafkan di momen lebaran ini." Kata Tri.
Ia melanjutkan bahwa pekerja di Kota Bekasi harus terdaftar pada BPJS Ketenagakerjaan karena manfaatnya akan dirasakan oleh keluarga jika nanti sudah tidak lagi kerja atau sudah pensiun.
"Hal ini sangat wajib jika sudah semua tergabung di BPJS Ketenagkerjaan karena sebagai jaminan kita di bidang pekerjaan yang kita jalani selama bertahun tahun, segera daftarkan jika belum tergabung." Ujar Plt. Wali Kota.
Usai sambutan, Tri melanjutkan pengambilan doorprise untuk para buruh yang hadir pada hari ini dengan Grand Prize satu sepeda motor yang sudah didapatkan oleh salah satu pekerja di Kota Bekasi.
Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Bekasi Kota, Uus Supriyadi mengatakan BPJS Ketenagakerjaan merupakan bagian dari pemerintah yang diberikan amanah untuk melindungi para pekerja, dari yang awalnya PT Astek ke PT Jamsostek hingga menjadi BPJS Ketenagakerjaan atau akrab dipanggil BPJamsostek.
BPJamsostek mengalami peningkatan manfaat mulai dari program JKK jika peserta mengalami kecelakaan kerja bisa mendapatkan perawatan di rumah sakit atau puskesmas yang sudah bekerjasama menjadi Pusat Layanan Kecelakaan Kerja (PLKK) tanpa batasan biaya sesuai indikasi medis sehingga tidak perlu keluar biayabiaya.
"Sementara itu manfaat JKM yang semual 24 juta naik menjadi 42 juta dan beasiswa untuk 2 orang anak hingga Rp 174 juta," katanya.
Untuk program pensiun bisa dirasakan oleh seluruh pekerja yang dulunya hanya dirasakan oleh Aparatur Sipil Negara (ASN), serta para peserta jika ingin mengambil JHT bisa melalui aplikasi JMO tanpa perlu datang ke kantor cabang.
Uus memberikan apresiasi kepada Plt Wali Kota Bekasi yang memberikan perlindungan kepada pekerja di Kota Bekasi seperti Linmas, Pegawai non ASN dan pegawai swasta lainya.
"Sinergitas antara pemerintah, pengusaha dan pekerja terjalin hubungan yang dinamis sehingga meningkatkan kesejahteraan dan meningkatkan investasi di kota Bekasi," tutup Uus. (Mas)



