POJOKSATU.id, KOTA BEKASI - AF, 4 tahun, menjadi salah satu anak yang mengalami dampak dari ciki ngebul yang dia konsumsi.

Anak dari Jamaludin, 30 tahun, asal Jatiwaringin, Kecamatan Pondokgede, itu mengonsumsi ciki ngebul bersama saudaranya di pasar malam.

"Anak kami jajan chiki yang keluar asepnya ya, yang biasa orang sebut ciki ngebul. anak kami makan sama anak yang lain, tapi anak yang lain tidak apa-apa," tutur Jamaluddin, Senin, 9 Januari 2023.

Tak lama setelah mengonsumsi makanan tersebut anaknya menjerit kesakitan dan mengeluh sakit di bagian perut. Jamal ingat ketika memegang bagian perut anaknya, perut itu terasa keras.

BACA JUGA: Dinkes Kabupaten Bekasi Awasi Ciki Ngebul yang Timbulkan Banyak Korban

Betapa terkejutnya dia usai melihat hasil ronten di rumah sakit. Dokter mengatakan anaknya mengalami kebocoran lambung. Ya, AF menjadi korban ciki ngebul.

"Malam itu juga langsung kita bawa ke RS. Setelah di-rontgen kata dokter lambung anak kami bocor setelah konsumsi cikin ngebul itu," ungkap dia.

AF pun terpaksa mengalami perawatan selama 6 hari di rumah sakit.

Bocah 4 tahun itu juga menjalani operasi besar karena dokter harus memasang selang melalui hidung ke lambungnya.

"Malam itu tindakan pemasangan selang melalui hidung ke lambung, kemudian operasi besar besoknya, lagi langsung dilakukan tindakan operasi besar dan dirawat selama 6 hari," demikian kata dia.

AF adalah salah satu dari sekian banyak korban ciki ngebul. Kementerian Kesehatan menetapkan kejadian luar biasa (KLB) atas munculnya banyak korban. (Adika F Utomo)