POJOKSATU.id, KABUPATEN BEKASI - Sebuah gudang kosong di Kampung Pagaulan, Desa Sukaresmi, Kecamatan Cikarang Selatan, ternyata jadi tempat para pelajar bersembunyi.
Hal itu diketahui polisi. Jumlah pelajar yang berada di gudang kosong tersebut tidak sedikit, tapi mencapai 87 orang.
Kanit Reskrim Polsek Cikarang Selatan Iptu Kukuh mengatakan ada beberapa di antara pelajar berasal dari Jakarta Barat.
Polisi, kata Kukuh, mendapatkan laporan adanya pelajar yang berkumpul di sebuah lahan kosong. Petugas kepolisian pun langsung bergerak ke lokasi.
BACA JUGA: Duta Anti Tawuran Tingkat SMP Juga Perlu
"Pelajar yang berkumpul ditempat tersebut yang diduga akan melakukan tawuran di wilayah Cikarang Selatan," kata Iptu Kukuh, Minggu, 11 Februari 2023.
Setelah tiba di lokasi, petugas menemukan puluhan remaja yang sedang berkumpul pada malam hari sekitar pukul 20.30 WIB.
"Setelah tiba di sana. Benar di dalam bangunan tersebut, terdapat pelajar yang berkumpul sebanyak 87 orang," terang Kukuh.
Petugas pun melakukan pemeriksaan dan pengeledahan terhadap puluhan remaja yang sedang berkumpul itu.
Berdasarkan hasil geledah itu, tidak ada senjata tajam ataupun benda berbahaya lain yang mereka bawa.
BACA JUGA: 4 Pelajar Diduga Bakal Tawuran, Polisi Langsung Tangkap
"Kami mengamankan 8 unit sepeda motor milik pelajar itu," imbuh dia.
Setelah diintrogasi oleh petugas kepolisian, puluhan pelajar ini ternyata berasal dari SMK di Jakarta Barat.
Kukuh mengatakan mereka datang ke Cikarang atas undangan para pelajar SMK di Cikarang Selatan.
Mereka mengakui jika kedatangan mereka ke lokasi tersebut karena ingin melakukan tawuran.
"Kedatangan pelajar dari SMK wilayah Jakarta Barat, menuju Cikarang Selatan atas undangan dari pelajar SMKN 1 Cikarang Selatan, yang diduga akan melakukan tawuran," ucap dia.
BACA JUGA: 2 Pelaku Tawuran yang Hilangkan Nyawa Pemuda Cibitung Diringkus
Atas kejadian itu, puluhan pelajar ini langsung digelandang ke Polsek Cikarang Selatan untuk dilakukan pendataan dan pemeriksaan lebih lanjut.
Tak hanya itu, Polsek Cikarang Selatan juga akan menghubungi pihak sekolah dan berkoordinasi dengan Polres Metro Jakarta Barat. (Adika F Utomo)




