BEKASI.POJOKSATU.id - Aksi demonstrasi ribuan pengemudi ojek online (ojol) di Jakarta berdampak langsung pada aktivitas warga.

Sejumlah masyarakat mengaku kesulitan mendapatkan kendaraan karena banyak pengemudi ikut turun ke jalan.

Diketahui, massa ojol melakukan aksi di Markas Brimob Polda Metro Jaya pada Jumat, 29 Agustus 2025, usai kabar meninggalnya seorang pengemudi yang terlindas kendaraan taktis.

Kenzo (29 tahun), warga Bintara, menyebut sejak dua hari terakhir dirinya kesulitan mencari kendaraan menuju stasiun. Kondisi ini semakin terasa parah ketika pengemudi ojol ikut berdemo.

Baca Juga: Pemkot Bekasi Tunda PNBK 2025 Imbas Situasi Demo di Jakarta

“Sekarang lebih susah, karena pengemudi ojol juga ikut aksi. Akhirnya saya terpaksa minta bantuan teman kantor untuk antar ke stasiun,” ujarnya.

Menurut Kenzo, kesulitan ini sudah mulai dirasakan sejak aksi demo di depan DPR RI berlangsung dua hari lalu, namun kini semakin berat karena semakin banyak pengemudi yang tidak beroperasi.***