BEKASI.POJOKSATU.id — Sejumlah pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di kawasan Car Free Day (CFD) Harapan Indah, Kota Bekasi, Jawa Barat, diduga menjadi korban penggunaan QRIS palsu oleh seorang perempuan.
Perempuan tersebut diduga menggunakan QRIS untuk melakukan transaksi pembelian kepada sejumlah pedagang di kawasan CFD Harapan Indah.
Dugaan penggunaan QRIS palsu diketahui setelah pedagang mengecek transaksi dan mendapati pembayaran yang dilakukan tidak masuk ke rekening atau saldo mereka.
Sejumlah pedagang kemudian mengamankan perempuan tersebut setelah mengetahui adanya dugaan transaksi menggunakan QRIS palsu.
Dalam video yang beredar di media sosial, perempuan tersebut terlihat dikerumuni sejumlah pedagang di kawasan CFD Harapan Indah.
Baca Juga : Penggembokan ruangan Bupati Bekasi diduga terkait seleksi Pilkades
Berdasarkan informasi yang dihimpun, perempuan tersebut disebut kerap datang ke kawasan CFD Harapan Indah setiap hari Minggu untuk melakukan transaksi dengan sejumlah pedagang.
Beberapa transaksi yang dilakukan diduga memiliki nominal cukup besar. Namun, pembayaran tersebut disebut tidak diterima oleh pedagang.
Akibat kejadian itu, sejumlah pelaku UMKM mengaku mengalami kerugian. Total kerugian dari beberapa pedagang disebut mencapai jutaan rupiah.
Perempuan tersebut kemudian diamankan oleh para pedagang untuk dimintai keterangan terkait transaksi yang dilakukan.***




