BEKASI.POJOKSATU.id – Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bekasi, Solikhin, menghadiri kegiatan Temu Usaha di Bidang Distribusi Tidak Langsung yang digelar di Wulan Sari Resto, Jalan Kemakmuran.

Acara ini difasilitasi oleh Kementerian Perdagangan Republik Indonesia dan bertujuan mendorong kemitraan strategis antara pelaku UMKM, khususnya warung kelontong dan toko tradisional, dengan ritel modern.

Acara ini diikuti oleh 160 pelaku usaha dari 12 kecamatan di Kota Bekasi, yang terdiri dari pemilik warung dan toko tradisional. Hadir pula Dirjen Perdagangan Dalam Negeri, Direktur Bina Usaha Perdagangan, serta sejumlah pelaku usaha ritel nasional.

Baca Juga: APBN Jaga Perekonomian Jawa Barat Tetap Tangguh di Tengah Ketidakpastian Global

Solikhin menjelaskan bahwa kemitraan ini penting untuk menciptakan ekosistem distribusi yang saling menguntungkan, adil, dan transparan. Kerja sama mencakup penyediaan lokasi pemasaran, pelatihan, serta suplai barang antara pelaku usaha kecil dan jaringan ritel modern.

“Kami berharap kegiatan ini menjadi jembatan yang memperkuat posisi warung kelontong dan toko tradisional dalam rantai distribusi, serta mampu meningkatkan kesejahteraan pelaku UMKM di Kota Bekasi,” ujar Solikhin.

Baca Juga: Wali Kota Bekasi Resmikan Pembangunan Intake Siltrap untuk Tingkatkan Layanan Air Bersih

Program ini juga diharapkan dapat memperluas akses pasar bagi produk lokal dan meningkatkan daya saing UMKM dalam menghadapi tantangan perdagangan modern.***