BEKASI.POJOKSATU.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi mencatat ada 7.088 warga yang merupakan perokok aktif berdasarkan data Deteksi Dini Perilaku Merokok Puskesmas pada Mei 2025.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes Kota Bekasi, Satia Sriwijayanti Anggraini, menjelaskan mayoritas perokok berasal dari kelompok usia di atas 40 tahun dengan jumlah mencapai 4.011 orang.
“Paling banyak jumlah perokok berada di kategori lansia usia di atas 40 tahun. Angkanya mencapai 4.011 perokok,” kata Satia, Senin, 18 Agustus 2025.
Sementara itu, jumlah perokok usia 10–18 tahun mencapai 1.773 orang. Satia mengakui tren perokok di kalangan anak dan remaja menunjukkan peningkatan, meski sosialisasi bahaya rokok terus digencarkan.
“Trennya memang meningkat, bukan hanya di Kota Bekasi saja. Sejak awal kami sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait bahaya merokok,” jelasnya.
Baca Juga: Dump Truck Tabrak Pemuda di Jalan Sultan Agung Bekasi, Korban Meninggal Dunia
Dinkes Kota Bekasi menyediakan layanan Upaya Berhenti Merokok (UBM) di setiap Puskesmas, berupa konseling, edukasi bahaya rokok, hingga penerapan Perda Nomor 15 Tahun 2019 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Tim pengawas juga dibentuk untuk mengawal implementasi aturan tersebut.
Berikut data jumlah perokok di Kota Bekasi berdasarkan kategori usia:
Usia 10–18 tahun: 1.773 orang
Usia 18–21 tahun: 192 orang
Usia 21–39 tahun: 1.112 orang
Usia di atas 40 tahun: 4.011 orang***




