BEKASI.POJOKSATU.ID - Rencana penutupan akses Pintu Selatan Stasiun Bekasi resmi ditunda oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi, menyusul tingginya perhatian dan beragam respons dari masyarakat.

Kebijakan ini sebelumnya diusulkan sebagai bagian dari penataan lalu lintas di kawasan stasiun, namun memicu pro dan kontra di ruang publik.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Zeno Bachtiar, menyampaikan bahwa pihaknya masih membutuhkan persiapan yang lebih matang sebelum kebijakan tersebut diimplementasikan.

Baca Juga: Pengurus PGI Kota Bekasi 2025–2029 Resmi Dilantik, Wawali Dorong Lahirnya Terobosan Prestasi Jelang Porprov Jabar

"Untuk penutupan pintu akses Selatan Stasiun Bekasi kami tunda," ungkap Zeno, Jumat, 28 November 2025.

Zeno menjelaskan bahwa penundaan ini tidak terlepas dari adanya gelombang tanggapan masyarakat, termasuk penolakan terhadap rencana penutupan akses tersebut.

"Ada yang pro dan kontra, tetap ada yang mendukung tetapi juga ada yang memberikan pendapat berbeda,” jelasnya.

Meski rencana ditangguhkan, Dishub memastikan langkah selanjutnya adalah melakukan kajian ulang secara lebih mendalam dengan mempertimbangkan berbagai masukan dari warga, khususnya pengguna stasiun.

“Iya, nanti, banyak hal yang perlu kita siapkan,” tutupnya.

Baca Juga: 44 Pejabat Baru Pemkot Bekasi Diminta Tancap Gas Tinggalkan Zona Nyaman Demi Layanan Publik yang Lebih Responsif

Penataan lalu lintas di sekitar Stasiun Bekasi dinilai tetap menjadi prioritas Dishub, namun akan dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan kesiapan teknis dan dampaknya bagi mobilitas masyarakat.