BEKASI.POJOKSATU.ID - Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi mengimbau masyarakat untuk lebih disiplin dalam membuang sampah selama dan setelah perayaan Idulfitri 1447 Hijriah.

Imbauan tersebut disampaikan seiring meningkatnya volume sampah selama momen Lebaran.

DLH mencatat total produksi sampah di Kota Bekasi mencapai 3.677 ton dalam periode 19 hingga 23 Maret 2026.

Kepala DLH Kota Bekasi, Kiswatiningsih, mengatakan seluruh sampah tersebut telah berhasil diangkut oleh petugas ke Tempat Pembuangan Akhir Sumur Batu, Bantargebang.

Baca Juga: Mal Jadi Destinasi Favorit Warga Tambun Selatan Rayakan Lebaran Bersama Keluarga, Suasana Ramai hingga Malam

“Sampah tersebut nantinya akan dipilah oleh petugas kami di TPA agar tidak tertumpuk secara menyeluruh. Khususnya sampah domestik yang bisa didaur ulang,” ujar Kiswati, Selasa 24 Maret 2026.

Menurutnya, keberhasilan penanganan sampah tidak hanya bergantung pada kesiapan petugas, tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Ia menegaskan bahwa momen Lebaran, terutama malam takbiran dan hari raya, menjadi periode krusial yang biasanya diiringi dengan lonjakan volume sampah akibat meningkatnya aktivitas masyarakat.

“Kami menjamin tidak ada sampah yang tidak terangkut oleh petugas pada malam takbiran dan Hari Raya,” tegasnya.

Baca Juga: Arus Balik Lebaran Mulai Padati Stasiun Bekasi, Ribuan Penumpang Tiba Sejak Pagi

Meski demikian, Kiswati mengingatkan bahwa kesadaran masyarakat tetap menjadi faktor penting agar penanganan sampah berjalan maksimal.

DLH Kota Bekasi telah menginstruksikan seluruh unit pelaksana teknis daerah kebersihan di tingkat kecamatan untuk siaga penuh selama periode Lebaran, termasuk melakukan pengangkutan sampah secara berkala sejak 18 hingga 24 Maret 2026.

Pengangkutan difokuskan pada titik-titik dengan aktivitas tinggi seperti pasar, pusat perbelanjaan, kawasan permukiman, serta lokasi yang berpotensi terjadi penumpukan sampah.

Selain itu, DLH juga melakukan pemantauan intensif di sejumlah titik rawan serta menyiapkan armada cadangan guna mengantisipasi lonjakan volume sampah secara tiba-tiba.

“Kami juga menyiapkan armada cadangan untuk memastikan proses pengangkutan tetap berjalan optimal apabila terjadi peningkatan volume sampah secara drastis di lapangan,” jelasnya.

Kiswati berharap masyarakat dapat turut berkontribusi dalam menjaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempatnya serta mengikuti jadwal pengangkutan yang telah ditetapkan.

Baca Juga: Polisi Imbau Pemudik Atur Waktu Balik ke Jakarta, Hindari Puncak Arus Balik Lebaran

“Kami berharap kesadaran masyarakat juga meningkat, sehingga upaya penanganan sampah ini bisa berjalan maksimal,” pungkasnya.

Dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, kebersihan lingkungan selama dan setelah Lebaran diharapkan dapat tetap terjaga dengan baik.