BEKASI.POJOKSATU.id - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi melalui Bidang Penanganan Sampah dan Kemitraan, bersama Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi, melakukan kegiatan monitoring dan pengecekan fisik atas realisasi bantuan sosial untuk lingkungan di wilayah Kelurahan Sumur Batu, Kecamatan Bantargebang, Kamis, 15 Mei 2025.

Monitoring ini bertujuan memastikan seluruh proyek bantuan yang dialokasikan telah berjalan sesuai rencana dan spesifikasi. Fokus pengecekan lapangan meliputi:

  • Perbaikan saluran air
  • Peningkatan jalan (cor beton)
  • Pembangunan turap di area Tempat Pemakaman Umum (TPU)

Kepala DLH Kota Bekasi, Yudianto, mengatakan pelaksanaan monitoring ini merupakan bagian dari upaya memastikan transparansi dan efektivitas pelaksanaan program bantuan sosial yang menyasar langsung kebutuhan masyarakat.

Baca Juga: DPRD Kota Bekasi Terima 1.931 Aspirasi Warga dari Hasil Reses, Mayoritas Soal Infrastruktur dan Banjir

“Dengan melibatkan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Sumur Batu sebagai bagian dari tim monitoring, kami ingin mendorong partisipasi aktif warga dalam mengawal pembangunan, khususnya dalam pengelolaan TPST Bantargebang dan TPA Sumur Batu,” ujarnya.

Yudianto juga menambahkan, pelibatan LPM sangat penting untuk mengidentifikasi permasalahan di lapangan secara cepat, sekaligus memastikan bahwa proses pembangunan berjalan lancar dan tepat sasaran.

“Ini bentuk sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga lingkungan serta mempercepat perbaikan infrastruktur yang berdampak langsung bagi warga,” ucap dia.

Baca Juga: Kasus Korupsi di Dispora Kota Bekasi, Mantan Kadispora, Kabid dan Penyedia Ditangkap Kejari

Pemantauan ini akan terus dilakukan secara berkala sebagai bentuk komitmen DLH Kota Bekasi terhadap kualitas layanan publik dan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.***