BEKASI.POJOKSATU.id -  DPRD Kota Bekasi menggagas penguatan penyusunan kebijakan publik melalui pendekatan berbasis kajian ilmiah dengan menggandeng Universitas Islam 45 (UNISMA) Bekasi sebagai mitra strategis.

Kolaborasi ini diharapkan mampu menghasilkan kebijakan yang lebih terukur, komprehensif, dan berdampak positif bagi masyarakat.

Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Efendi, menegaskan bahwa setiap keputusan yang diambil lembaga legislatif harus memiliki dasar akademik yang kuat agar implementasinya dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat luas bagi warga.

Baca Juga: Tri Adhianto Perkuat Penghematan Energi, ASN Bekasi Jalani WFH Setiap Jumat

"Keputusan berbasis keilmuan atau kajian holistik atau telaah mendalam, sehingga keputusan itu bermanfaat buat kemaslahatan masyarakat," ujar Sardi, Kamis, 25 Juni 2026.

Menurutnya, sinergi antara DPRD dan perguruan tinggi menjadi langkah penting untuk meningkatkan kualitas perumusan kebijakan daerah sekaligus mendukung upaya reformasi birokrasi di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi.

Sardi menilai UNISMA Bekasi yang tengah mengembangkan diri menuju kampus bertaraf internasional memiliki kapasitas untuk mendukung berbagai kajian terkait kebijakan publik dan pembangunan daerah.

"Saya berharap kerja sama antara DPRD Kota Bekasi dengan UNISMA ini bisa lebih mengelaborasi kebijakan, keputusan dan pembangunan di Kota Bekasi," katanya.

Baca Juga: Mahasiswa Desak Evaluasi APBD Kota Bekasi, Soroti Besarnya Belanja Pegawai

Sementara itu, Ketua Program Studi Magister Ilmu Pemerintahan UNISMA Bekasi, Harun Al-Rasyid, menyambut positif kerja sama tersebut. Ia menilai keterlibatan akademisi dalam proses legislasi dan pembangunan daerah dapat memperkuat kualitas kebijakan yang dihasilkan karena didukung oleh kajian ilmiah yang valid.

Menurut Harun, DPRD Kota Bekasi berpotensi menjadi pelopor penerapan konsep parliament scientific di tingkat daerah dengan menjadikan penelitian dan kajian akademik sebagai dasar pengambilan keputusan.

"Dewan Kota Bekasi akan menjadi pionir dalam proses parliament scientific, karena baru DPRD Kota Bekasi yang menerapkan keilmuan ini. Hal ini sejalan dengan UNISMA yang akan melakukan inovasi pendidikan dan kajian sosial. Berkhidmat untuk kemaslahatan umat," ujarnya.

Melalui kolaborasi ini, DPRD Kota Bekasi dan UNISMA berharap dapat menciptakan kebijakan publik yang lebih berkualitas, responsif terhadap kebutuhan masyarakat, serta mampu mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan.