BEKASI.POJOKSATU.ID - Wakil Ketua II DPRD Kota Bekasi, Faisal, mengingatkan agar program modernisasi transportasi publik tetap memperhatikan keberadaan angkutan konvensional seperti angkot.

Ia mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Bekasi yang telah menghadirkan layanan transportasi massal Trans Bekasi Keren (Beken).

Namun, menurutnya modernisasi transportasi tidak boleh mengabaikan para pengemudi angkot yang selama ini menggantungkan penghidupan dari sektor tersebut.

Baca Juga: Anggota Komisi 1 DPRD Kota Bekasi Soroti Ketiadaan Universitas Negeri Meski APBD Hampir Rp7 Triliun

Faisal menilai pemerintah perlu mencari skema yang mampu merangkul seluruh pelaku transportasi, termasuk pengusaha dan pengemudi angkot, agar tetap bisa beroperasi dalam sistem transportasi yang lebih modern.

Salah satu opsi yang dapat dilakukan adalah melalui peremajaan armada atau kerja sama dengan pihak swasta agar angkutan yang sudah ada tetap menjadi bagian dari sistem transportasi kota.

“Angkutan yang sudah ada tetap harus dirangkul. Jangan sampai modernisasi justru mematikan mata pencaharian para pengemudi angkot,” kata Faisal.

Ia berharap pemerintah memiliki komitmen kuat untuk menghadirkan transportasi massal yang mudah diakses, nyaman, serta terjangkau bagi masyarakat Kota Bekasi. (adv)