POJOKSATU.id, KABUPATEN BEKASI - Warga Suropati Residence di Desa Srimukti, Kecamatan Tambun Utara, harus bersabar dengan banjir yang terjadi sejak Kamis, 23 Februari 2023, malam.

Pasalnya, kondisi air cukup lama surut lantaran sistem drainase ditutup warga perkampungan sekitar.

Hal ini diungkapkan langsung oleh Rizki Brata Putra, salah seorang ketua RT di perumahan tersebut.

Dia menduga koordinasi yang kurang antara pengembang dengan warga perkampungan membuat hal itu terjadi.

BACA JUGA: Warga Suropati Residence di Tambun Kebanjiran

"Ini sering terjadi setiap tahun dan tidak ada solusi dari developer dengan warga kampung yang seharusnya menjadi perhatian pemerintah daerah," kata dia.

Pemerintah desa setempat, kata dia, juga belum memberikan jalan keluar soal drainase.

Dia berharap ada titik temu sehingga persoalan drainase ini dapat selesai secepatnya.

Ketinggian air di perumahan ini mencapai 45 sampai 60 sentimeter. Banjir paling parah terjadi di Blok E. Di blok itu ada 40 rumah terendam. (Adika F Utomo)