BEKASI.POJOKSATU.id - Warga Perumahan Pondok Ungu Permai di Kelurahan Kaliabang Tengah, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, kebingungan dua hari terakhir ini.

Sebelum air PDAM Tirta Bhagasasi benar-benar mati, air di keran warga mengeluarkan air berwarna hitam dan berbau tidak sedap.

Otomatis, air itu sama sekali tidak bisa digunakan untuk mandi, cuci piring, atau hal lain yang biasa dilakukan warga.

Baca Juga: Pasokan Air PDAM Tirta Bhagasasi ke Perumahan Pondok Ungu Permai Kembali Terganggu

Warga yang punya sumur bor air tanah tidak pusing, tapi bagaimana yang tidak? Tentu kebingungan. Akhirnya, Polres Metro Bekasi Kota mengirimkan air bersih kepada masyarakat di sana.

Masyarakat yang mengetahui kedatangan bantuan air bersih segera mengambil tempat penampungan air yang mereka bawa. Bantuan air bersih ini diserbu oleh berbagai kalangan, termasuk bapak-bapak dan ibu-ibu.

Kasat Sabhara Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Imam Syafi'i, menjelaskan bahwa bantuan air bersih diberikan untuk membantu masyarakat Pondok Ungu Permai yang kesulitan mendapatkan air bersih selama dua hari terakhir.

Baca Juga: Warga Bekasi Alami Gangguan Air PDAM, Air Berwarna Hitam dan Berbau Tidak Sedap

"Totalnya, sekitar 6.500 liter air bersih disalurkan menggunakan watercanon milik Polres," ucap dia.

Imam menyebut bahwa air bersih tersebut didatangkan dari kantor mereka dan juga meminta tambahan pasokan dari PDAM.

"Kita imbau warga Kota Bekasi yang membutuhkan air bersih agar menghubungi Polres Metro Bekasi Kota untuk mendapatkan suplai air," kata dia.

Baca Juga: Produksi Air Bersih Pelanggan PDAM di Kabupaten Bekasi Kembali Terganggu

Imam berharap kondisi ini segera pulih. Sebelumnya, PDAM Tirta Bhagasasi lewat humas menyampaikan bahwa instalasi pengolahan air di wilayah utara mengalami gangguan.

Hal itu karena sumber air baku di Kali Bekasi kembali mengalami pencemaran. Meskipun juga mengambil air baku di Sungai Tarum Barat atau Kalimalang, akan tetapi jumlahnya tidak banyak.

Oleh karena itu, pelanggan di wilayah Pondok Ungu Permai di Kecamatan Bekasi Utara, kemudian pelanggan di Kecamatan Babelan dan Tarumajaya, mengalami gangguan.***