POJOKSATU.id - Kabel yang menjuntai dan juga terbelit-belit tampak membuat suasana Kota Bekasi semrawut. Kabel-kabel itu kebanyakan dari penyedia akses internet yang menumpang di tiang PLN atau milik Telkom.
Estetika wilayah yang memiliki kesemrawutan kabel itu pun tentu tidak ada, dan harus ada solusi untuk mengatasi pemandangan tak mengenakkan itu, salah satunya ducting.
Kepala Bidang Bina Marga pada Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi, Idi Susanto, mengatakan ducting membutuhkan biaya besar.
Pemerintah Kota Bekasi akan menata kabel lewat ducting secara bertahap, tapi lagi-lagi dibutuhkan koordinasi yang baik dengan provider.
Ducting adalah metode memasukkan kabel ke saluran yang tersedia di bawah tanah. Setelah ducting dibangun, provider itu harus memindahkan kabelnya ke bawah juga.
BACA JUGA: Kabel Semrawut di Jalan Sultan Agung Bikin Repot Kendaraan
“Hanya kan kita lagi bertahap tuh, kita lagi koordinasi ke provider, kita kumpulin. Sedikit-sedikit sudah mulai kita turunin pakai anggaran mereka, memang berat, tapi pelan-pelan,” ucap dia, Rabu, 10 Mei 2023.
Penerapan ducting masih terbatas lantaran biaya yang mahal. Saat ini, baru di kawasan prioritas seperti Jalan Ir. Juanda, dekat Stasiun Bekasi.
“Nanti sebentar lagi di stasiun, stasiun lihat dulu deh kondisi saat ini, nanti setelah pengerjaan agak lebih bagus. Sebulan, dua bulan kedepan lah sudah mulai rapi,” demikian kata dia.
Penulis: Surya Bagus (radarbekasi.id)
Editor: Andi Saddam




