POJOKSATU.id, KOTA BEKASI - Gang Cue di Kelurahan Duren Jaya, tepatnya di 2 RT setempat yaitu RT 2 dan RT 6 RW 1, tak layak lagi untuk permukiman.
Pernyataan tersebut dilontarkan oleh Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi Arif Rahman Hakim kepada wartawan, Rabu, 15 Maret 2023.
"Relokasi merupakan plan terakhir, Karena lokasinya itu di bawah, seperti mangkok, dihimpit antara pasar baru, dihimpit juga dengan komplek pertokoan mitra, dan juga disana ada tanah milik perusahaan," ucap dia.
Dia ingin agar masyarakat di sana dapat mencari tempat tinggal yang lebih layak dibandingkan di tempat itu.
BACA JUGA:
- Banjir di Gang Cue Butuh Keseriusan Semua Pihak
- Mulai dengan Sumur Resapan, Upaya Pemkot Bekasi Atasi Genangan Air Gang Cue
Genangan air di Gang Cue tak surut sejak November 2022. Dan, tempat itu jadi langganan banjir sejak 3 tahun lalu.
"Kita ajukan untuk dibebaskan masyarakat di sana, supaya mencari tempat tinggal di tempat lain yang lebih baik," kata dia.
Dalam waktu dekat dia bakal berdiskusi bersama dengan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) terkait banjir yang terjadi di wilayah tersebut.
"Mungkin ada plan-plannya yaitu coba kita akan dorong ke alokasi pemindahan," tutur Arif.
Pembebasan lahan di tempat tersebut, kata Arif, merupakan solusi terbaik dan nantinya akan dibuatkan polder untuk penampungan air.
Penanganan sementara yang sudah berjalan selama ini, menyedot genangan air menggunakan pompa air.
Bahkan peralatan untuk memompa air dari permukiman warga sudah beberapa kali rusak.
“Tadi kita diskusi dengan BMSDA, ada beberapa alat yang kita lihat di sana, dan alatnya juga rusak, diganti baru, rusak. Sudah beberapa kali ya alat diganti di sana,” tutup dia. (Adika F Utomo)




