POJOKSATU.id - Dalam rangka menanamkan sikap nasionalisme dan menghormati prinsip kebhinekaan kepada para peserta didik, Tri Adhianto, Pelaksana Tugas (Plt.) Wali Kota Bekasi, mengunjungi Sekolah Persada Husada Indonesia Jatiasih pada hari Rabu, 31 Mei 2023.

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari kegiatan roadshow yang akan dilakukan ke sekolah-sekolah lain dengan kerjasama antara Pemerintah Kota Bekasi melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Detasemen Khusus (Densus 88) Anti Teror Polri, dan Setara Institute.

Selain untuk menanamkan sikap nasionalisme kepada peserta didik, roadshow ini juga bertujuan untuk memperkuat sinergi antara guru dan pemerintah dalam menciptakan situasi dan kondisi yang harmonis dan toleran di Kota Bekasi.

Roadshow ini juga bertujuan untuk memberikan arahan kepada peserta didik agar terhindar dari paham-paham radikalisme dengan menyampaikan ajaran-ajaran dalam 4 Pilar Kebangsaan.

BACA JUGA: Pesan Plt Wali Kota Bekasi Kepada Pelajar: Pupuk Sikap Nasionalisme

"Kita memiliki 4 Pilar Kebangsaan, yakni; Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika yang mengajarkan kita bahwa Indonesia terdiri atas banyak pulau, dengan berbagai suku, ras, agama yang beragam, maka penting bagi kita semua Warga Negara Indonesia untuk memperkuat, memperkokoh, dan mempertahankan keutuhan NKRI dengan menjaga Persatuan Indonesia, dan juga saling menjunjung tinggi dan memperkuat toleransi antar sesama," ujar Tri.

Tri Adhianto juga menekankan pentingnya sikap nasionalisme kepada para peserta didik dengan mencintai dan bangga menjadi warga negara Indonesia serta berperan aktif dalam melanjutkan perjuangan para pahlawan.

Dia mengingatkan peserta didik agar bangga menjadi warga Indonesia, menggunakan bahasa Indonesia dengan bangga, dan menerapkan sikap-sikap perjuangan para pahlawan, seperti rajin belajar, menghindari konflik, mendalami ilmu agama, dan patuh kepada orang tua.

Semua hal tersebut merupakan bekal bagi mereka untuk mencapai cita-cita tinggi.

Tri Adhianto berharap agar para peserta didik dan masyarakat secara keseluruhan dapat menjaga toleransi dan kerukunan antar umat beragama di Kota Bekasi. (adv)