BEKASI.POJOKSATU.id - Bocah berusia tujuh tahun yang diduga menjadi korban malpraktek di Rumah Sakit Kartika Husada Jatiasih meninggalkan kesan yang membuat keluarga ikhlas, terutama sang ayah dan ibunya.

“Anak kami sekarang sudah tenang dan damai. Ia pergi dengan senyuman di wajahnya, meskipun awalnya terlihat kesakitan,” kata Albert pada Rabu, 4 Oktober 2023.

Albert juga menyatakan bahwa keluarga telah ikhlas dengan kepergian anak laki-laki mereka yang berusia tujuh tahun tersebut.

Baca Juga: Guru Sekolah Rindu Kebiasaan Alvaro saat Menulis

Ia berharap bahwa kepergian Alvaro dapat memberikan pembelajaran positif bagi seluruh masyarakat Indonesia.

“Senyum masih ada di wajahnya, itulah sebabnya kami sudah menerima kepergian anak kami dengan lapang hati,” kata Albert.

“Semoga anak kami membawa hikmah positif dan pelajaran bagi kita semua,” tambah dia.

Baca Juga: Masih Masa Berkabung, Keluarga Alvaro Hentikan Sementara Kasus

Alvaro menjalani operasi amandel dan kemudian didiagnosis mengalami mati batang otak di RS Kartika Husada Jatiasih. Selama dua pekan menjalani perawatan intensif dan meninggal dunia pada Senin, 2 Oktober 2023.

Alvaro dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Padurenan, Kelurahan Padurenan, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi.***