BEKASI.POJOKSATU.id - BPC Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Bekasi menggelar Padelora Fest 2026. Kegiatan ini menjadi ajang olahraga sekaligus ruang silaturahmi bagi para pengusaha muda di Kota Bekasi.
Padelora Fest 2026 mempertemukan anggota HIPMI, pelaku usaha, hingga komunitas padel. Mereka hadir untuk bertanding, berinteraksi, sekaligus memperluas jejaring bisnis dalam suasana santai.
Ketua Umum BPC HIPMI Kota Bekasi, Farah Rizky, mengatakan Padelora Fest 2026 digelar untuk mempererat hubungan antaranggota.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi upaya HIPMI Kota Bekasi dalam memperkuat ekosistem pengusaha muda.
“Melalui Padelora Fest, kami ingin menghadirkan ruang yang sehat, produktif, dan menyenangkan bagi para pengusaha muda untuk saling mengenal lebih dekat serta membangun koneksi yang lebih kuat,” kata Farah di Bekasi, Minggu (14/6/2026).
Farah menilai, olahraga bisa menjadi sarana efektif untuk mempertemukan pelaku usaha dari berbagai sektor.
Menurutnya, suasana olahraga lebih cair dibandingkan forum bisnis formal.
Karena itu, komunikasi dan hubungan antar peserta bisa terbangun secara lebih natural.
Ia menyebut, hubungan bisnis yang kuat tidak selalu lahir dari ruang rapat. Sering kali, peluang kolaborasi muncul dari pertemuan informal yang berlangsung santai namun berkelanjutan.
“Kami berharap kegiatan ini dapat memperluas networking, meningkatkan engagement antaranggota, sekaligus membuka peluang kolaborasi yang memberikan manfaat nyata bagi para peserta,” ujarnya.
Farah menambahkan, konektivitas antarpengusaha muda perlu terus diperkuat. Hal itu dinilai penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Semakin kuat konektivitas antar pengusaha muda, semakin kuat pula ekosistem bisnis yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ucapnya.
Baca Juga : Baru Tercapai 35 Persen, PAD Kabupaten Bekasi Jadi Sorotan
Sementara itu, Ketua Badan Semi Otonom Padelora HIPMI Kota Bekasi, Dennish Mountary, mengatakan padel dipilih karena memiliki karakter yang dekat dengan dunia usaha.
Menurutnya, padel menuntut kerja sama tim, komunikasi, dan sportivitas.
“Padel merupakan olahraga yang mengedepankan kerja sama tim, komunikasi, dan sportivitas. Karakteristik tersebut sangat dekat dengan dunia usaha yang membutuhkan kemampuan membangun relasi dan kolaborasi,” kata Dennish.
Dennish menjelaskan, olahraga padel juga berkembang cukup pesat di Indonesia. Selain itu, padel dinilai inklusif karena dapat dimainkan berbagai kalangan, baik pemula maupun yang sudah berpengalaman.
“Padel memiliki sifat yang inklusif sehingga dapat dimainkan berbagai kalangan, baik yang sudah berpengalaman maupun pemula. Karena itu olahraga ini menjadi sarana yang efektif untuk memperluas jejaring dan membangun kedekatan antar peserta,” ujarnya.
Ketua Organizing Committee Padelora Fest 2026, Agung Pratama Wiguna, mengatakan kegiatan ini tidak hanya dikemas sebagai kompetisi olahraga.
Menurutnya, Padelora Fest juga menjadi ruang interaksi bagi para pengusaha muda.
Baca Juga : Warga Bisa Nonton Gratis Seluruh Pertandingan Porprov XV di Kota Bekasi
“Kami melihat antusiasme peserta sangat baik. Selain bertanding, para peserta juga memanfaatkan momentum ini untuk saling bertukar pengalaman dan memperluas relasi,” kata Agung.
Agung menilai, interaksi dalam kegiatan seperti ini bisa membuka peluang kerja sama baru. Bahkan, peluang tersebut kerap tidak muncul dalam forum bisnis yang bersifat formal.
“Interaksi seperti ini sering kali membuka peluang kolaborasi yang tidak muncul dalam forum formal,” ucapnya.
Di sisi lain, Ketua Pengurus Cabang Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) Kota Bekasi, Andibachtiar Yusuf, mengapresiasi kegiatan Padelora Fest 2026.
Ia menilai, keterlibatan organisasi dan komunitas dapat ikut mendorong perkembangan olahraga padel di Kota Bekasi.
“Kami melihat perkembangan padel saat ini sangat positif. Semakin banyak turnamen dan kegiatan yang melibatkan berbagai kalangan, semakin besar pula peluang olahraga ini untuk berkembang dan dikenal masyarakat luas,” ujar Andibachtiar.
Menurutnya, kolaborasi antara organisasi pengusaha dan komunitas olahraga memberi dampak positif.
Selain mengenalkan padel kepada masyarakat, kegiatan ini juga memperkuat jaringan sosial dan profesional di Kota Bekasi.***




