BEKASI.POJOKSATU.id – Curah hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi Sabtu dini hari, 4 April 2026, menyebabkan munculnya genangan air di sejumlah titik di wilayah Bekasi Timur.
Menyikapi kondisi tersebut, jajaran Polsek Rawalumbu melalui Unit Binmas langsung melakukan pemantauan di lokasi-lokasi yang berpotensi terdampak banjir.
Salah satu area yang menjadi fokus pengawasan adalah Perumahan Margahayu Jaya, Kelurahan Margahayu, yang mulai tergenang air sejak sekitar pukul 03.40 WIB. Kegiatan monitoring ini dipimpin oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Margahayu Aipda Jamal Lulail.
Baca Juga: Rotasi Jabatan, Kasat Intelkam Sampai Kapolsek Bekasi Selatan Diganti
Petugas melakukan penyisiran di lingkungan perumahan guna memetakan sebaran genangan yang mulai merendam jalan dan area permukiman. Upaya ini dilakukan sebagai langkah deteksi dini untuk mengantisipasi kemungkinan peningkatan debit air akibat kondisi cuaca yang masih tidak menentu.
"Dari hasil pemantauan, genangan air terpantau terjadi di beberapa wilayah RW. Di RW 014 dan RW 020, ketinggian air berkisar antara 20 hingga 30 sentimeter, sementara di RW 015 mencapai sekitar 20 sentimeter," tutur Kapolsek Rawalumbu Kompol Akhmadi.
Meski air mulai memasuki akses jalan dan sebagian halaman rumah, aktivitas warga masih berlangsung secara terbatas dengan pengawasan dari aparat setempat.
Baca Juga: Pantau SPBE hingga Pangkalan, Pertamina JBB Jaga Kelancaran Distribusi LPG untuk Masyarakat
"Selain memetakan kondisi genangan, petugas juga berkoordinasi dengan pengurus lingkungan untuk memastikan saluran drainase berfungsi dengan baik. Polisi tetap bersiaga di lokasi guna membantu warga apabila dibutuhkan evakuasi maupun penanganan darurat," ucap dia.
Akhmadi menegaskan hingga pagi hari situasi di wilayah Kelurahan Margahayu masih relatif aman dan terkendali.
"Kepolisian akan terus memantau perkembangan kondisi air serta siap mengambil langkah lanjutan jika diperlukan," demikian kata dia.***




