BEKASI.POJOKSATU.id - Duka mendalam masih menyelimuti keluarga Sukanta, pengemudi ojek online yang meninggal dunia dalam kecelakaan truk di perempatan Unisma, Jalan Cut Mutia, Kota Bekasi, pada Senin, 29 Juni 2026.

Bagi keluarga, Sukanta bukan hanya seorang suami dan ayah, tetapi juga tulang punggung yang selama ini bekerja tanpa mengenal waktu demi memenuhi kebutuhan rumah tangga.

Istri almarhum mengaku kehilangan sosok yang setiap hari berjuang mencari nafkah, bahkan rela bekerja sejak pagi hingga larut malam untuk membayar cicilan rumah dan mencukupi kebutuhan keluarga.

“Bapaknya ngojek dari pagi sampai malam, sampai jarang pulang pak. Karena enggak punya biaya, buat bayar cicilan rumah,” ujar istri Sukanta kepada awak media, Selasa, 30 Juni 2026.

Baca Juga: Polisi Dalami Penyebab Pasti Kecelakaan di Lampu Merah Unisma

Kini, setelah kepergian suaminya, ia mengaku tidak mengetahui bagaimana harus melanjutkan pembayaran cicilan rumah yang masih berjalan.

“Saya buat cicilan rumah sudah enggak ada pak. Rumah saya masih nyicil, dia sudah enggak ada, siapa lagi yang akan menanggung semuanya,” katanya.

Menurutnya, seluruh kebutuhan ekonomi keluarga selama ini bergantung pada penghasilan Sukanta sebagai pengemudi ojek online. Bahkan, kondisi keuangan keluarga kerap kali membuat mereka harus mendahulukan kebutuhan sehari-hari dibanding membayar cicilan.

“Dia baru punya uang cuma Rp500 ribu buat bayar BTN. Kemarin ada duit segitu, dia sampai minjam Rp200 ribu dulu buat makan,” ungkapnya.

Baca Juga: Disdik Kota Bekasi Minta Orang Tua Cermat Pilih Sekolah pada SPMB 2026, Jangan Terburu-buru

Kepergian Sukanta meninggalkan duka sekaligus beban berat bagi keluarga. Selain kehilangan sosok kepala keluarga, mereka juga kehilangan sumber penghasilan utama yang selama ini menopang kehidupan sehari-hari.

Sukanta menjadi salah satu korban meninggal dunia dalam kecelakaan truk yang terjadi di Simpang Unisma, Bekasi Timur. Hingga kini, pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti insiden yang merenggut nyawanya tersebut.***