POJOKSATU.id, KABUPATEN BEKASI - Berkontribusi untuk masyarakat sekitar menjadi salah satu wujud eksistensi Karang Taruna di tengah lingkungan.
Lewat kegiatan santunan kegiatan anak yatim, Karang Taruna Desa Cibening membuktikan konsistensi akan kegiatan yang sudah terselenggara beberapa tahun terakhir.
Ketua Karang Taruna Cibening, Agus Effendi, menjelaskan tahun ini dia bersama pengurus dan anggota menyantuni 60 anak yatim piatu dari 18 rukun tetangga (RT).
"Jadi masing-masing ketua RT mengusulkan anak yatim kepada kita. Total ada 18 RT," ucap Agus usai kegiatan santunan di Pendopo Cibening, Kecamatan Setu, Minggu, 12 Maret.
Dia mengatakan persiapan untuk kegiatan ini terbilang cukup singkat yaitu 2 pekan.
Sekjen Karang Taruna Kabupaten Bekasi Arief Rahman Hakim saat memberikan santunan kepada anak yatim secara simbolis di Pendopo Desa Cibening, Kecamatan Setu, Minggu, 12 Maret 2023. Foto: Pojoksatu.id/Andi Saddam
"Kita kolaborasi dengan CV Guna Mulya Jaya untuk kesempatan kali ini," ucap dia.
"Kita berharap pengusaha lain yang ada di Desa Cibening bisa turut berkontribusi bagi warga Desa Cibening," sambung Agus.
Ke depan, Agus dan lainnya tentu merencanakan kegiatan sosial lainnya bakal berdampak kepada masyarakat.
Dia mengatakan kegiatan santunan ini sudah digelar dalam 3 tahun terakhir dan menjadi tradisi rutin Karang Taruna Desa Cibening.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Karang Taruna Kabupaten Bekasi Arief Rahman Hakim yang turut hadir pada kesempatan tersebut mengapresiasi Karang Taruna Desa Cibening.
"Kita diskusi dengan teman-teman dan ternyata kegiatan ini sudah berjalan beberapa tahun. Sebagai karang taruna, kita harus dapat memberikan manfaat untuk masyarakat lewat program kerja," kata dia.
"Santunan ini sebagai bukti nyata kita dapat memberikan manfaat untuk memberdayakan masyarakat agar punya pendidikan yang lebih baik ke depan," demikian kata dia.
Pada kesempatan ini turut hadir Ketua Karang Taruna Kecamatan Setu Acep Juandi, Ketua BPD Cibening Anton Suryana, Kasi Kesra Desa Cibening Santi, tokoh masyarakat setempat dan perwakilan RW dan RT. (Andi Saddam)




