POJOKSATU.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi berencana untuk melakukan rekonstruksi jembatan penyebrangan orang (JPO) di depan Stasiun Bekasi, Kota Bekasi.

Sebelumnya pembangunan jembatan itu terhenti dan tiang yang telah berdiri mengganggu pemandangan serta pejalan kaki.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono, menjelaskan JPO itu telah dibongkar pada Jumat sebelumnya.

Ia menjelaskan bahwa jembatan penyebrangan ini seharusnya selesai dibangun pada tahun 2019 dan direncanakan untuk diintegrasikan dengan Stasiun Bekasi.

Baca Juga: Kondisi Semrawut di Depan Stasiun Bekasi, Parkir Liar dan PKL Ganggu Pengguna Jalan

Namun, pembangunan jembatan penyebrangan terhenti karena saat itu Stasiun Bekasi sedang menjalani renovasi.

Menurut Tri, saat pembangunan berlangsung, jembatan penyebrangan belum dilengkapi dengan dua tangga yang terhubung. Kondisinya tidak mengalami perubahan bertahun-tahun hingga saat ini ketika Pemkot Bekasi memutuskan untuk membongkarnya.

Tri menjelaskan jembatan penyebrangan di depan Stasiun Bekasi itu adalah milik swasta dan awalnya direncanakan untuk terhubung dengan stasiun.

Namun, karena renovasi Stasiun Bekasi belum selesai saat itu, pembangunan JPO terhenti.

Baca Juga: 4.500 Penumpang KA Jarak Jauh Turun di Stasiun Bekasi

Pembangunan jembatan penyebrangan yang terbengkalai tersebut telah mengganggu pejalan kaki karena dua tiang pancang berdiri di atas trotoar yang sedang direnovasi.

Tri meminta kepada pemilik jembatan penyebrangan yang merupakan pihak swasta untuk membangun ulang struktur tersebut agar dapat diintegrasikan langsung dengan area Stasiun Bekasi.

Rencananya, jembatan penyebrangan di depan Stasiun Bekasi direkonstruksi akan masuk ke dalam area stasiun sehingga tidak akan mengganggu lalu lintas di Jalan Djuanda.***