BEKASI.POJOKSATU.id – Calon Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto memperkenalkan kebijakan inovatif untuk menggerakkan ekonomi kreatif dan UMKM lokal.

Kebijakan ini mewajibkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Bekasi untuk mengenakan produk lokal, khususnya baju yang dikenakan pada setiap satu hari kerja dalam seminggu.

"Ini langkah konkret untuk mengangkat UMKM kita. Kita harus bangga dengan karya anak bangsa, dan ASN berperan menjadi teladan untuk menginspirasi masyarakat dalam menggunakan produk lokal," ujar Tri Adhianto.

Kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran terhadap produk-produk lokal sekaligus memberikan dukungan nyata kepada UMKM sektor fashion yang berkembang di Bekasi.

Tri percaya, melalui inisiatif ini, Bekasi dapat memperkuat identitas budaya dan ekonomi kreatifnya.

Baca Juga: Tri Adhianto Promosikan Program UMKM Cilok Daging, Bisa Jadi Solusi Ekonomi Warga Bekasi

"Fashion lokal Bekasi tidak kalah keren dari brand luar. Contoh kita punya QueenBeer, dll. Ini bukan hanya soal pakaian, ini soal kebanggaan pada produk kita sendiri. Kita bisa berdaya dan membangun ekonomi yang lebih mandiri," tambahnya.

Tri juga berharap kebijakan ini akan membuka lebih banyak peluang bagi UMKM lokal, menciptakan lapangan kerja baru, serta memperkuat perekonomian daerah.

Pria yang akrab disapa Mas Tri, menekankan bahwa kebijakan ini merupakan bagian dari strategi besar dalam memajukan ekonomi lokal melalui industri kreatif.

"Kita mulai dari dalam, kita harus jadi contoh, jangan cuma jargon bangga produk lokal tapi pakaian brand luar. Nah, jika kita bersama mendukung produk lokal, Bekasi akan tumbuh sebagai kota yang mandiri dan bangga akan karyanya sendiri," ungkapnya. ***